Topik
Infografis
Mega-Pro Unggul di Hitung Cepat Indonesia Development Monitor
TEMPO Interaktif, Jakarta - Pasangan Megawati-Prabowo Subianto untuk sementara unggul di 17 Propinsi. "Pasangan nomer satu unggul 38,83 persen," papar Peneliti Indonesia Development Monitoring Institute Arief Poyuono di Hotel Intercontinental Jakarta Rabu (8/7).
Urutan kedua adalah pasangan Jusuf Kalla - Wiranto (31,29 persen) dan Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono (30,35 persen). "Metode kami lebih akurat," ungkap Habiburokhman, peneliti Indonesia Development Monitoring di tempat yang sama. Angka kepercayaannya sebesar 95 persen dengan metode Kombinasi Stratified-Cluster Random Sampling di 3000 Tempat Pemungutan Suara.
Habiburokhman menjamin metodenya lebih akurat dibanding dengan hitung cepat lainnya. "Kami menunggu sampai penghitungan suara,maka agak lambat" tambahnya. Metode lain, menurutnya, mungkin menggunakan exit poll dengan menanyakan pemilih usai keluar dari Tempat Pemungutan Suara.
Selain menggunakan hasil pemungutan, Habiburokhman menambahkan, pihaknya juga melakukan pengawasan. "Ada laporan surat suara yang gambarnya SBY-Boediono di Way Kanan,"jelasnya. Selain itu ditemukan 4 ribu surat suara Mega-Pro yang rusak di Jakarta Utara, serta tidak adanya tempat pemungutan di terminal,stasiun, rumah sakit di Purbalingga. Pihaknya akan menulusuri kebenaran temuan di Way Kanan, Lampung ini sembari terus menghitung cepat selama 3 hari.
Selain di Indonesia, Indonesia Development Monitoring juga menghitung cepat di Singapurra, Belanda, Malaysia dan Singapura.
Mega unggul di Jawa Tengah, Maluku, Sulawesi Utara, Jawa Timur, dan Bali. Jusuf Kalla mendominasi di Aceh, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo dan Papua Barat. SBY menguasai Papua, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Riau dan Jakarta
DIANING SARI







Web via