Moody's Turunkan Peringkat Central Proteinaprima  

TEMPO Interaktif, Hong Kong - Moody's Investors Service menurunkan peringkat perusahaan PT Central Proteinaprima Tbk dan surat utangnya dari B3 menjadi Caa1. Outlook yang diberikan Moody's untuk peringkat ini ialah negatif.

 

"Peringkat mencerminkan perkiraan kami akan lemahnya kinerja keuangan perusahaan, akibat dampak negatif kontaminasi virus terhadap tambaknya," ujar Wakil Presiden Ken Chan dalam siaran persnya, Senin (12/7).

 

Terlebih lagi, kata Chan, ada pertentangan antara keluarga Jiaravanon sebagai pemegang saham Central, dengan pemilik obligasi Red Dragon. Red Dragon, induk usaha Central, juga merupakan perusahaan milik keluarga Jiaravanon. Sengketa di antara keluarga Jiaravanon dan obligor Red Dragon menyeret Central, yang sahamnya dijadikan jaminan dalam penerbitan obligasi tersebut.


"Kami menilai pertentangan ini akan memperlemah dukungan perbankan untuk perusahaan," tutur Chan. Padahal peran perbankan sangat dibutuhkan karena Central sangat tergantung pada pinjaman modal kerja jangka pendek.

 

PT Central Proteinaprima Tbk. adalah perusahaan terintegrasi dalam Usaha Budi Daya Udang. Perusahaan ini mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk melanjutkan pembangunan usaha kelompok Dipasena dan Wahyuni Mandira sejak 2007.

Moody's beranggapan iklim usaha di semester kedua tahun ini akan tetap sulit bagi Central, terutama karena permintaan dari pasar ekspor utama, yakni Amerika Serikat, tetap rendah. Sementara persaingan harga pun makin ketat. Namun, peringkat perusahaan mencerminkan pula posisi Central yang masih terdepan dalan industri udang
Indonesia.

BUNGA MANGGIASIH