Korslet, Mobil Pengangkut Rumput Terbakar di Jalan Tol

TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah mobil bak terbuka pengangkut rumput terbakar di kilometer 17.400 tol dalam kota, dekat gerbang Angke 2 Jakarta Barat, Jumat (17/07). Api diduga kuat berasal dari hubungan pendek listrik dalam karburator mobil tersebut.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00. Saat itu mobil pick up Mitsubishi L 300 bernomor B 9346 WR tengah berjalan menuju gerbang tol dari arah bandara.

Menurut Basuki Rahmat, petugas para medis PT. Jasa Marga, secara tiba-tiba muncul api dari dalam kabin mobil. Tak lama keempat ban mobil itu meledak. "Ledakannya lumayan keras, tapi bukan ledakan mesin." kata Basuki yang menyaksikan kejadian tersebut.

Selang beberapa saat, api semakin membesar. Basuki dan dua rekannya pun memberi pertolongan pada dua orang yang berada dalam kabin, sebelum kemudian membawa mereka ke rumah sakit Atmajaya Pluit.

Setelah diperiksa, kedua orang itu diketahui bernama Syarifudin, 20 tahun, warga Grogol Jakarta Barat dan Muslih, 40 tahun, warga Cidodol Jakarta Selatan. Syarif yang bertindak sebagai sopir mobil mengalami luka ringan, sedangkan Muslih, sang kernet, mengalami luka bakar di wajah dan lengan kirinya.

Menurut Ikhwan, 35 tahun, pemilik mobil pick up tersebut, Syarif dan Muslih tengah ditugaskan membawa rumput untuk proyek taman rumah di Kelapa Gading. Mereka berangkat dari Rawa Belong dan hendak menjemput seorang arsitek di kawasan Sunter.

"Mereka masuk tol dalam kota, dan hendak keluar di Angke," kata dia. Ikhwan mengatakan kebakaran berawal dari kabel yang terkena panas di karburator mobil. Api kemudian merambat kemana-mana tanpa sempat dipadamkan.

Namun demikian, ia mengaku mobil buatan tahun 1980 itu terawat dengan baik. Empat hari sebelumnya, mobil berwarna hijau tua itu selesai menjalani perawatan di bengkel. "Saya juga heran, kok bisa terbakar," ujarnya.

Rencananya, setelah selesai menjalani perawatan pertama Muslih akan dipulangkan ke rumahnya. Sedangkan Syarifudin hingga kini masih diperiksa petugas Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jakarta.

FERY FIRMANSYAH