Seorang tamu hotel Ritz-Carlton, Jakarta, berjalan meninggalkan hotel tersebut (18/7). Bom bunuh diri yang terjadi kemarin mengakibatkan 9 orang tewas dan sedikitnya 55 orang terluka. Foto: REUTERS/Supri
Topik
Infografis
Australia Tawarkan Bantuan Ungkap Pelaku Bom Carlton-Marriott
TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah Australia menawarkan bantuan dalam upaya mengungkap pelaku pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Jakarta.
"Selain itu, pemerintah Australia juga bersedia membantu dalam proses identifikasi dan perawatan korban pengeboman," ujar Menteri Luar Negeri Hasan Wirajudha dalam konferensi persnya hari ini (18/7) di Jakarta.
Ia mengatakan tawaran ini merupakan wujud kerja sama yang tertuang dalam nota kesepaham antar kedua negara pada 7 Februari 2002 dan Perjanjian Lombok 26 November 2006 tentang aksi melawan terorisme, melalui pertukaran informasi, pelatihan dan peningkatan kapasitas intelijen.
Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith dalam kesempatan itu mengatakan kunjungannya ke Indonesia merupakan wujud solidaritas atas sebuah tragedi. "Indonesia bukan hanya tetangga, tapi teman bagi kami," katanya.
Australia, ujar Smith, memiliki komitmen penuh untuk memberikan bantuan jika memang diperlukan oleh otoritas Indonesia. Apalagi dalam tragedi itu dua korban meninggal merupakan warga negara Australia.
Ia membantah spekulasi yang beredar saat ini soal informasi akan terjadinya bom yang telah diketahui intelijen Australia sehari sebelum pengeboman dan diberikan kepada intelijen Indonesia. "Tidak benar ada informasi itu," katanya. Hasan juga membantah hal serupa.
Kepolisian Australia bersedia membantu kepolisian Indonesia terutama dalam hal analisa pencitraan kamera pengawas (CCTV) dan identifikasi lainnya.
SORTA TOBING
Web via