foto

Dok Pribadi



Formula Melayu tanpa Mendayu

albumTEMPO Interaktif, Jakarta - Oh My God, Pianka 2009. Banyak musisi punya anggapan bahwa sebelum go internasional, harus mapan dulu di negeri sendiri. Terlebih dulu album harus laku keras dan hitnya diunduh jutaan orang. Tapi tidak dengan Pianka. Grup vokal trio asal Indonesia yang terbentuk pada 2006 ini justru malah berjaya di negeri jiran sebelum punya apa-apa.

Terasah di banyak ajang festival mancanegara, warna vokal Puspita Wardhani (Pipit), Nita Lesmana (Cici), dan Sherine Farani Bahar (Sher) jelas bukan kacangan. Jejak karya ketiganya membuktikan bahwa olah vokal yang seenergetik Ruth Sahanaya dan seeksotik Titi D.J. membawa Pianka masuk dalam tujuh besar ajang Gangstarz I 2007 yang diputar di TV3 Malaysia. Gangstarz adalah ajang kontes grup vokal yang diikuti peserta dari tiga negara, yakni Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Dua single hit, Datanglah Kekasih dan Mau yang Besar, di bawah bendera label mayor Malaysia, KRU Music Group, telah dilempar ke pasar Singapura dan Malaysia. Hasilnya, kedua lagu itu didaulat menjadi lagu tema dalam dua film produksi Malaysia, berjudul Duyung (lagu Datanglah Kekasih) dan Cicakman 2 (Mau yang Besar). Di Cicakman 2, artis Tamara Bleszynski ikut main dan berperan sebagai Lady Butterfly.

Lagu Mau yang Besar yang kentara digarap musisi Malaysia. Meski begitu, lirik lagu yang beraksen Melayu ini tetap bisa dicerna konsumen di Tanah Air. Lagu itu jauh dari melodi mendayu karena tetap energetik lewat balutan pop yang ngebeat dan modern. Bukan seronok, melainkan lagu ini bercerita tentang kisah percintaan sang gadis yang kerap ingin tampil layaknya kaum borjuis. Jenaka dengan sindiran ringan.

Kepopuleran dua lagu tersebut membuat Pianka menggiring mini albumnya yang bertajuk Oh My God itu "pulang kampung". "Kami juga mau dikenal di 'rumah' sendiri," ujar Cici dalam peluncuran album tersebut pekan lalu. Mereka berharap bisa mengisi kekosongan grup vokal trio yang saat ini ditinggalkan AB Three dan Moluccas.

"Dalam album ini ada lima lagu yang akan disuguhkan," ujar Cici. Dari kelimanya, ada satu lagu yang slow, berjudul Apa Dosaku. Di lagu ini, formulanya tetap berkualitas dengan aransemen yang padat. Alunan piano dengan melodi yang cukup rumit.

Siapakah Pianka? Walau memang tergolong wajah-wajah segar, ketiga murid asuhan Elfa Secoria tersebut telah mencetak kemenangan dalam Olimpiade Paduan Suara di banyak negara. Pipit dan Cici menyabet gelar juara Grand Champion dalam Olympic Choir di Korea pada 2002, Jerman (2004), Cina (2006), dan Austria (2008). Acara Asia Bagus (1998 dan 2000) juga pernah menyematkan Cici dan Sher sebagai peraih gelar juara pertama.

Selain mahir memainkan violin, Sher sempat merilis album solo pertamanya yang berkolaborasi dengan Yovie Widianto lewat When Sherine Sing Yovie's Best, yang dirilis pada 2005.

AGUSLIA HIDAYAH