indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Daihatsu Survei Pasar Terios dengan Ban Serep di Bawah

Daihatsu Survei Pasar Terios dengan Ban Serep di Bawah

Dok: Daihatsu

TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor, Agen Tunggal Pemegang Merek Daihatsu di Indonesia, memajang Daihatsu Terios dengan tampilan baru di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009. Varian Sport Utility Vehicle (SUV) di trah Daihatsu itu tampil tanpa ban serep yang dilekatkan pada pintu belakang seperti yang ada di pasaran saat ini.

“Namun, ini tidak dijual... Yang kami pajang ini untuk tes pasar saja,” tutur Pradito Sugondo, Kepala Divisi Pengembangan Produk PT Astra Daihatsu Motor kepada Tempo di Jakarta, Senin (27/7). Mobil yang dipajang tersebut menempatkan ban serep di bawah mobil layaknya sedan.

Artinya, lanjut Pradito, kehadiran SUV bermesin KS-VE DOHC VVTi 1.500 cc itu, untuk mengetahui sejauhmana minat pasar terhadap Terios dengan tampilan baru tersebut. “Bila nantinya animo masyarakat cukup tinggi, maka kami juga akan mengembangkannya,” tutur Pradito.

Perubahan tampilan tersebut, sejatinya juga tak beranjak dari filosofi konsep mobil SUV. Pasalnya, SUV adalah sebuah produk hasil perkawinan antara jip dengan sedan. “Karena kalau jip, ban serep itu kan di belakang... Sementara, sedan kan di bawah. Jadi kalau sekarang diletakkan di bawah kolong kan tidak menyimpang,” terang dia.

Lantas bagaimana tanggapan pengunjung terhadap tampilan baru Terios yang dipajang di gelaran pameran otomotif terbesar di Indonesia itu? “Kalau saya melihat tampilan Terios ini lebih manis dan elegan. Saya justru suka SUV yang ringkas, kan namanya juga City Cruiser,” ujar Handy Turangan, salah seorang karyawan Badan Usaha Milik Negara yang ditemui Tempo, di gerai Daihatsu di Jakarta International Expo.

Lain dengan Handy, Heru Kuncoro, warga Jelambar, Jakarta Barat mengaku justru tak tertarik bila SUV berkapasitas tujuh tempat duduk itu tanpa ban serep di belakang. Pasalnya, sebut Heru, dengan ban serep di bawah justru akan menggerus kesan gagah. “Karena SUV indentik dengan mobil sport yang kental dengan petualangan. Kalau ban serep ditaruh dibawah kolong akan mengurangi kesan garang,” terang dia.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, menyebutkan, pihaknya ingin mengetahui secara persis keinginan konsumen terhadap tampilan SUV Terios yang bernama Terios City Cruiser tersebut. “Selama ini, asumsi kami ya fifty-fifty," ujar Amelia. Jika masyarakat lebih banyak berminat dengan Daihatsu Terios dengan ban serep di belakang, lanjut Amelia, pihaknya akan memasarkan itu.

Lalu berapa mobil ini akan dibanderol? “Belum, kan ini masih tes atau survei pasar,” tandas Amelia. Namun, seorang staf pemasaran yang ada di stan Daihatsu memperkirakan harga SUV itu tak akan terpaut jauh dengan varian yang ada saat ini yang berbanderol Rp 122,5 juta hingga Rp 161 juta.

ARIF ARIANTO

Komentar (5)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Sangat bagus sekali penampilannya (Keren). Saya tertarik untuk merubah terios saya menjadi model yang sama. bisakah sy mengubahnya? dan kl blh info tentang dimana saya bisa mengubahnya seperti model city cruiser tsb. Terima kasih
0
0
Untuk SUV lebih rapi bila ban serep ditaruh dibawah, setuju bangey dengan bapak wijono dimana pintu belakang menerima beban berlebih saat ditaruh ban serep, engsel pintu cepat rusak apalagi di daerah jalannya belum tentu semuanya mulus. Harapannya Daihatsu bisa memberikan pilihan kepada konsumen dimana Terios tersedia dalam dua macam tampilan belakang. Saya pribadi pasti akan memilih Terios tanpa ban serep dipintu belakang.
0
0
Benar,sebaiknya ban serep diletakkan dikolong saja,pintu jadi ringan lebih awet. Pengalaman kami dengan Rocky,ban serep kami ikat didalam mobil karena pintu Taft kami sobek akibat beban ban, maklum jalan disini kan banyak keriting dan tidak mulus. Dengan hilangnya beban diujung belakang dan tambahan berat dikolong akan menambah kestabilan\\mengurangi gejala limbung. Sekalian saja pintu buka ke ATAS , praktis untuk bongkar muat bagasi dan terlindung dari hujan ringan. Kursi deret ke 3 dipasang atas permintaan saja. Banyak cara untuk Macho sesuaikan sendiri sesuai selera.
0
0
ini yang di tunggu2 karena SUV mewah ban serep nya di kolong, lihat CRV, xrail yang baru atau fortunner
0
0
yang penting mau apaun model ku mo dipermak..asalan jangan dismaain lagi tuch dengan rush...malu gua...nnggak kenal tapi kok ada kem barnya...biarin tuch perusahaan kembangin ide model sendiri..nggak terus ngembar-ngembarin model
Wajib Baca!
X