Pantai Senggigi/TEMPO/ Dimas Aryo
Topik
Pasca Bom Carlton-Marriott, Kunjungan Wisata di Lombok Meningkat
TEMPO Interaktif, Mataram - Teror ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Megakuningan, Jakarta Selatan, bulan lalu, tampaknya tak mempengaruhi pariwisata Lombok. Dalam bulan ini, tingkat hunian kamar hotel bintang terus meningkat.
Sebulan terakhir, Juni 2009 lalu, mencapai 44,81 persen. Naik 9,09 point dibanding bulan sebelumnya Mei 2009 yang baru 35,72 persen. Mulai Juli 2009 kemariin, diperhitungkan sudah bertambah tinggi karena memasuki peak season bersamaan dengan waktu libur di Eropa.
Hanya di hotel berbintang, jumlah tamu yang menginap bulan Juni lalu tercatat 19.071 orang bertambah 2.924 orang atau 18,11 persen dibanding bulan Mei sebanyak 16.147 orang. Terbanyak memang masih wisatawan nusantara (wisnu) 14.857 orang sedangkan wisatawan mancanegara (wisman) 4.484 orang. Selama enam bulan pertama 2009, tercatat sudah mencapai 87.486 orang. Adapun perkembangan kunjungan wisatawan ke Lombok 2007 sebanyak 165.943 orang dan 2008 sebanyak 186.626 orang.
Kepala Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (NTB) Mariadi Mardian menjelaskan bahwa umumnya tamu wisnu yang datang adalah yang mengikuti pertemuan dinas. ‘’Ada yang datang dalam rangka rapat kerja atau seminar,’’ ujarnya. Diduga karenanya, waktu menginapnya tidak terlalu lama, rata-rata 2,41 hari atau lebih cepat 0,13 hari dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 2,54 hari.
Kepala Seksi Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Umar Berlian mengatakan bahwa memang ada kegiatan seminar – termasuk sebagai wisata MICE (meeting, incentive, convention, exhbition - yang berlangsung sehari sehingga tidak sedikit yang hanya menginap dua malam saja. ‘’Tetapi mulai bulan Juli hingga Agustus nanti dipastikan akan meningkat,’’ ucapnya. Baik hunian kamar maupun lama menginapnya
SUPRIYANTHO KHAFID