Tempo/Dimas Aryo
Topik
Harga Minyak Tanah Bersubsidi Naik Dua Kali Lipat
TEMPO Interaktif, Makassar -Harga minyak tanah bersubsidi di Makassar dan kabupaten Gowa melonjak cukup tinggi dibanding harga eceran tertinggi yang ditentukan yakni Rp 2.800 per liter. Hasil pantauan dibeberapa lokasi di Makassar dan Gowa, harga minyak tanah bersubsidi Rp 5.000-9.000 per liternya.
Astrid (35), salah seorang pemilik warung di daerah Bontokamase kabupaten Gowa mengaku menjual minyak tanah Rp 5.000 per liter. Di daerah Tamarunang, harganya jauh melonjak yakni Rp 9.000 perliternya.
External Relation Region VII Pertamina, Rosina Nurdin mengatakan minyak tanah bersubsidi mulai sulit diperoleh, karena Pertamina mulai mengurangi jumlah yang dijual kepada masyarakat di tiga daerah yakni Makassar, Gowa dan Maros. "Di daerah ini kami sudah menyelesaikan pembagian tabung LPG 3 kilogram kepada yang berhak," katanya. Minyak yang beredar saat ini hanya 25 persen saja. Sebelum konversi ke gas, kebutuhan minyak di Makassar setiap hari mencapai 217 kiloliter. Adapun di Sulawesi Selatan adalah 700 kiloliter.
Rosina mengingatkan kepada masyarakat agar melaporkan kepada Pertamina jika ada yang menjual minyak bersubsidi jauh diatas ketentuan HET. Ia juga menjelaskan bahwa minyak bersubsidi mudah dikenali yakni dari warnanya yang bening.
IRMAWATI





