Republik Maluku Selatan Bersedia Menerima Otonomi


TEMPO Interaktif, Amsterdam - Presiden Republik Maluku Selatan di pengasingan, John Wattilete, mengaku kemerdekaan dari Indonesia bukan lagi prioritas mutlak bagi mereka. John mengaku siap menerima otonomi seperti di Nanggroe Aceh Darussalam jika pemerintah Indonesia mengajukannya.

Dalam wawancara dengan harian Nederlands Dagblad yang dikutip situs Radio Nederlands Worldwide, Senin (17/8), John mengatakan dirinya akan menyerahkan masa depan Maluku kepada masyarakat. Menurut John, jika masyarakat Maluku sudah tidak mau lagi merdeka dari Indonesia, maka ia bersedia menerimanya.

Akan tetapi, John menolak jika digelar referendum untuk memutuskan itu. Sebab, John khawatir terjadi intimidasi secara sistematis terhadap para pendukung kemerdekaan. John meminta pemerintah Indonesia dan Belanda untuk mewujudkan kemerdekaan berbicara di Maluku.

Meski kemerdekaan bukan lagi prioritas utama perjuangan Republik Maluku Selatan, John mengatakan akan puas jika Maluku diberi otonomi seperti di Nanggroe Aceh Darussalam. "Hal yang paling penting adalah warga Maluku yang berkuasa," ujar John.

Pemerintahan Republik Maluku Selatan berada di pengasingan di Belanda sejak 1966. Mereka memperjuangkan pemisahan Republik Maluku Selatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

John menjadi Presiden Republik Maluku Selatan pada musim gugur lalu. Ia merupakan presiden pertama dari generasi kedua warga Maluku di Belanda. Media massa di Belanda menganggap John sebagai sosok yang lebih pragmatis ketimbang pemimpin-pemimpin sebelumnya seperti Johan Manusama atau Frans Tutuhatunewa.  

RADIO NEDERLANDS WORLDWIDE| KODRAT SETIAWAN

Komentar (5)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
2
RMS ini adalah duri dalam daging. Ancaman nyata bagi rakyat dan Presiden NKRI. Kenapa tidak DISEBUT teroris dan dikejar seperti teroris yang baru latihan di Aceh? padahal sudah membunuh ribuan Polisi, Tentara dan Rakyat Indonesia. Ayo DENSUS 88! hancurkan teroris RMS di dalam dan luar negri! Ayo TVOne! siarkan LIVE seperti siaran langsung teroris lainnya. anda pasti akan didukung Rakyat Indonesia jiwa dan raga.
2
0
HIDUP RMSku kan ku kenang selalu sampai akhir hidupku semoga TUHAN YANG MAHA ESA mengabulkan semua cita-cita dan jerih payahmu tanah airku bumi maluku yang kaya dengan hasil bumi,laut yang telah di rampas oleh pemerintah indonesia yang banyak koruptornya........GOOD BLES YOU MOLUCAS \"MENA MORIA\"
0
1
RMS=Roti Met Sambal lucu-lucu orangnya, tiap tahun berdemo dikediaman DUBES RI pada hari PERAYAAN KEMERDEKAAN NKRI, 17 AGUSTUS, setelah kepanasan dan kecapaian demo dan nyanyi/teriak-teriak gak guna, masuklah mereka kedalam RUMAH DUTA, makan minum malah ikut joget dan nyanyi....., lucu banget tapi kasian! POLITIE aja dibukin repot.....weleh!!!
0
0
kayaknya nggak ada yang ngarepin lo pulang deh? emang siapa lo? gak penting banget sih gak usah Ge-Er bung.kasihani diri sendiri.cuma orang bego yang masih percaya sama anda.
0
0
Udahlah jangan banyak tuntutan..........pulang ke Indonesia dan berjuang untuk kemakmuran bersama... Merdeka
Wajib Baca!
X