Berita Terkait
Sembilan Korban Tenggelamnya Kapal Sari Mulia Ditemukan Tewas
TEMPO Interaktif, Banjarmasin - Dari 21 korban hilang akibat tenggelamnya Kapal Motor Kapal Motor Sari Mulia di Sungai Nagar Desa Batalas Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin di Kalimantan Selatan, sembilan orang sudah ditemukan tewas mengapung.
Dari lokasi kejadian, Tempo melaporkan, sisa 12 orang penumpang masih dalam pencarian. Mereka yang tergabung dalam tim pencarian ini adalah tim SAR Gabungan dari Satuan Koordinasi Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Selatan, tim SAR 911 Banjarmasin, SAR BPK Unit Kecelakaan Air, Kepolisian Tapin, dibantu tim medis Dinas dari Dinas Kesehatan Tapin.
Korban yang ditemukan tewas yakni, Dawiyah (30) warga Desa Bajayau Lama, Fandi (38) warga desa Badaun, Laseri (37) warga Jalan Samuda Nagara, Adiyah (60) penduduk Sungai Mandala, Masnah (60) warga Banua Hanyar, Intan (38) dari Bayanan Nagara, Abdul Ghani (4) warga Bajayau Nagara. Lalu korban terakhir yang ditemukan pukul 16.00 WITA adalah Usai (30) warga Desa Buas-Buas. Seluruhnya adalah warga Kalimantan Selatan, dan seorang mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya.
Seluruh korban dimasukkan ke kantong mayat berwarna kuning, kemudian dimandikan di masjid Raudatuh Jannah Sungai Batalas. Selanjutnya mayat diserahkan kepada keluarga korban yang berdatangan ke lokasi kejadian.
Ny Aluh Acil (50) yang berhasil selamat mengatakan, dirinya mengaku tak tahu persis kejadiannya. Hanya saja saat posisi kapal mulai miring, "Tas milik saya terasa berat, kemudian saya lepas. Untung saya bisa keluar dari kapal,” ucap Ny Aluh.
Berbeda dengan Pardi (20) buruh salah satu Perkebunan Kelapa Sawit, ia mengaku uangnya 450.000 hasil kerjanya tiga bulan hilang terbawa air. Padahal, bersama empat rekannya, Pardi berniat pulang ke Jawa Tengah. Namun di perjalanan justru kapal yang membawanya ke Banjarmasin, tenggelam dalam perjalanan. ”Alhamdullilah, saya bisa selamat,” ucap Pardi sambil menjemur isi dompet dan handpone yang terendam air.
Jumlah penumpang yang berhasil selamat dalam musibah tenggelamnya KM Sari Mulia sebanyak 116 orang. Untuk sementara para korban ditampung di rumah penduduk. Rencananya Minggu (30/8), seluruh penumpang yang selamat akan dievakuasi ke Rantau, ibukota Kabupaten Tapin.
"Sementara warga yang ingin ke Pulau Jawa akan dievakuasi ke Banjarmasin," kata Ketua Satuan Penanggulangan Bencana Kabupaten (Satkorlak) Tapin Achmad Fauzi, kepada Tempo, Sabtu (29/8) di tempat kejadian di Sungai Batalas.
KHAIDIR RAHMAN