Berita Terkait
Malam Ini 25 Anggota Terpilih DPRD Kota Batu Jalani Karantina
TEMPO Interaktif, Batu - Sehari sebelum dilantik, sebanyak 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu periode 2009-2014 dikarantina di sebuah hotel yang namanya dirahasiakan pada Sabtu (29/8) ini.
Karantina wajib diikuti semua anggota Dewan yang terdiri dari lima anggota lama dan 20 anggota baru. Panitia pelantikan tidak menerapkan aturan ketat sehingga anggota Dewan, misalnya, masih dibolehkan membawa telepon selular.
“Peraturannya tidak sangat ketat karena karantina dilakukan untuk melancarkan proses pengamanan dan memudahkan koordinasi sebelum dan selama prosesi pelantikan mereka,” kata Supendi, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat DPRD Kota Batu.
Seluruh anggota Dewan berangkat bersama-sama dari hotel dengan menggunakan bus. Setiap anggota Dewan dikawal dua orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja. Pengawalan dilakukan karena biasanya suhu maupun tensi politik menjelang pelantikan cenderung tinggi dan memanas, yang biasanya ditandai oleh aksi unjuk rasa.
Supendi tidak mengetahui berapa total biaya yang dikeluarkan untuk mengurusi keperluan sebelum dan pada saat pelantikan anggota Dewan. Namun, untuk akomodasi hotel saja, misalnya, diperkirakan total biaya menginap semalam di Hotel Kartika Wijaya di kamar dengan harga termurah (kelas moderate) Rp 11,25 juta atau Rp 450 ribu per kamar.
Kalau ditempatkan di kamar superior, maka total biaya menginap Rp 12,5 juta atau Rp 500 ribu per kamar. Sedangkan jika menginap di cottage, maka total biaya yang dibayarkan Rp 15.625.000 atau Rp 625 ribu per kamar.
Sebagai perbandingan, acara sebelum dan saat pelantikan anggota Dewan periode 2004-2009 menghabiskan Rp 128,5 juta. Biaya sebesar ini dialokasikan untuk konsumsi Rp 57,7 juta, pengadaan PIN per anggota Rp 26,2 juta. Sedangkan biaya karantina di Hotel Aster—kelasnya di bawah Hotel Kartika Wijaya—menghabiskan biaya sekitar Rp 5 juta dan keamanan Rp 12 juta.
Secara terpisah, Kepala Kepolisian Resor Batu Ajun Komisaris Besar Tejo Wijanarko mengatakan sebanyak 237 personel polisi dikerahkan untuk mengamankan prosesi pelantikan. Polisi juga dibantu oleh petugas dari TNI.
ABDI PURNOMO






