Berita Terkait
Pemerintah Optimistis Investasi Triwulan Tiga Sesuai Target
TEMPO Interaktif, Jakarta -Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku optimistis kenaikan investasi pada triwulan ketiga akan sesuai dengan target pemerintah. Namun pemerintah juga mewaspadai penurunan konsumsi meski ada Ramadan dan Lebaran.
Dia menjelaskan pemerintah memprediksi kenaikan investasi triwulan tiga sebesar 3-4 persen. "Kalau bisa dilakukan maka sudah ada tanda-tanda pemulihan ekonomi dan konsolidasi kegiatan ekonomi nasional sudah cukup terlihat nyata," jelas Sri usai sidang paripurna di gedung Dewan Perwakilan Rakyat RI, Rabu (16/9).
Pemulihan investasi, dia melanjutkan, didukung oleh pemulihan ekonomi dunia dan sentimen positif di pasar modal dan surat utang, baik pemerintah maupun perusahaan. Sementara konsumsi masyarakat diharapkan tetap kuat dan tinggi.
Sri mengatakan untuk sektor ekspor dan impor, pemerintah belum akan mengubah proyeksi karena proyeksi perekonomian global belum menunjukkan perubahan pada triwulan tiga dan empat. "Jadi, kami lihat investasi dan konsumsi masyarakat," kata dia.
Mengenai kekhawatiran terjadinya inflasi akibat kelangkaan mata uang terutama pecahan kecil, dia menjelaskan, secara teoritis denominasi tak akan menimbulkan inflasi.
Namun kesulitan masyarakat mencari pecahan nominal kecil dari Rp 2 ribu akan menciptakan mekanisme penyesuaian harga pada unit kecil. Sehingga pemerintah dan Bank Indonesia menaikkan tingkat inflasi. "Ini yang perlu diwaspadai," kata Sri.
Kendati hal itu belum terjadi namun pemulihan ekonomi biasanya diikuti pergerakan harga. Selain itu, inflasi juga akan dipicu oleh meningkatnya pencetakan uang di seluruh dunia yang berakibat pada tingginya inflasi global. "Dua hal ini perlu kami waspadai."
RIEKA RAHADIANA I NIEKE INDRIETTA