Dibenarkan Susilo Pengurus Ternak Pesantren Al Kahfi


Berita Terkait

TEMPO Interaktif, Surakarta - Pengurus Pondok Pesantren Al Kahfi, Mojosongo, Surakarta, Jawa Tengah, mengakui bahwa selama ini Adit Susilo, salah seoarng tersangka teroris yang tewas dalam penyerbuan polisi Kamis (17/9), bekerja di pesantren tersebut. Selain sebagai ustad, Adit Susilo juga diserahi tanggung jawab sebagai pengurus ternak yang dipelihara di pesantren tersebut.

“Susilo memang bekerja di pesantren ini,” kata Ketua Yayasan Al Kahfi, Sunoto Ahmad. Selain sebagai ustad, Susilo juga diserahi untuk mengurus 31 ternak sapi yang dikelola di pesantren tersebut.

Susilo masuk dipesantren tersebut tahun 2002 sebagai siswa di Madrasah Aliyah yang terdapat di pesantren itu. Setelah lulus pada tahun 2005, Susilo mengabdi di pesantren tersebut menjadi pengasuh atau ustadz.

Dengan tanggung jawabnya sebagai ustad sekaligus pengurus ternak, pimpinan pesantren merasa tidak yakin jika Susilo terlibat kegiatan terorisme. “Sebab pekerjaan tiap harinya sangat padat,” katanya. Mengingat tanggung jawabnya yang besar, Sunoto yakin bahwa Susilo tidak akan cukup waktu untuk mengikuti kegiatan di luar pesantren.

Sementara itu penasehat hukum pesantren dari Tim Pengacara Muslim, Budi Kuswanto, menekankan jika pesantren Al Kahfi tidak ada sangkut pautnya dengan kegiatan teroris. “Bahkan pesantren ini siap untuk turut serta memerangi terorisme,” kata Budi.

Menurut Budi, Tim Pengacara Muslim juga siap untuk menjadi pengacara hukum bagi keluarga Adit Susilo. “Tentunya jika keluarga menghendaki,” katanya.

AHMAD RAFIQ

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
faktanya susilo ada bersama noordin. rajin sembahyang, santun, dsb, tidak menjamin org tsb tidak terlibat dlm jaringan terorisme. jangan terkecoh dgn orang2 berpenampilan spt itu !!!
Wajib Baca!
X