foto

apod.nasa.gov

Berita Terkait



Berdasar Hisyab, Bulan Sudah Bisa Diintip  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Berdasarkan hasil hisyab, 1 Syawal 1430 H diyakini jatuh pada 20 September 2009. "Ketinggian hilal di Indonesia berada diatas persyaratan dimulainya bulan baru," ujar ahli astronomi Badan Hisyab dan Rukyah Cecep Nurwendaya dalam presentasinya di Departemen Agama, 19 September 2009.

bulanKetinggian hisab di Indonesia pada lima derajat. Jarak busur bulan dan matahari juga telah memenuhi syarat. "Hal ini sangat signifikan," kata Cecep.

Awal bulan syawal yang menurut hisab jatuh pada hari Ahad itu tidak hanya berlaku di Indonesia. Berdasarkan penghitungan berbagai sistem, Idul Fitri juga jatuh pada hari Minggu di Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Sidang itsbat atau penetapan baru akan dimulai pada pukul 18.40 hingga pukul 20.00 malam ini. Menteri Agama Maftuh Basyumi akan menetapkan secara resmi awal bulan Syawal berdasar hilal dan rukyat. "Hilal sudah resmi, hanya tinggal menunggu rukyat yang sedang diamati," ujar Cecep.

Pemantauan berlangsung di 9 daerah mulai dari Ternate, pantai barat Kupang, Condrodipi Gresik, Tanjung Kodok Lamongan, Masjid Agung Semarang, Bosscha Bandung, Masjid Agung Semarang, Pelabuhan Ratu dan pantai Lok Nga Aceh. Pengamatan dapat dilihat secara online di http://hilal.depkominfo.go.id dan http://bosscha.itb.ac.id/hilal.

FAMEGA SYAVIRA