Berita Terkait
Ratusan Peserta Sail Indonesia Berlibur di Lombok
TEMPO Interaktif, Mataram - Ratusan peserta Sail Indonesia asal Australia yang berlibur di Lombok disambut secara tradisional oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Kamis (24/9) sore di Medana Bay Marina Kabupaten Lombok Utara. Selama tiga hari berturut-turut hingga Sabtu (26/9), berbagai atraksi budaya digelar untuk mereka.
Para awak kapal yacht tersebut diarak dari depan dermaga hingga sekitar 50 meter di ruang terbuka di kompleks Medana Bay Marina seluas tujuh hektare milik PT Wisata Alam Samudra (WAS) tersebut. ‘’Sudah lima tahun kami merintis untuk mengundang mereka ke sini,’’ kata Direktur WAS Hajah Ace Robin. Medana Bay Marina disebutnya sebagai marina keempat di Indonesia.
Pasangan suami istri Rees Duncan, 57 tahun, dan Linda Duncan, 55 tahun, yang mengemudikan Wingy Spirit asal Brisbane dari Darwin 18 Juli lalu, sudah mendatangi obyek wisata air terjun Sindang Gile, Kuta Lombok Selatan. ‘’Saya sudah tiga minggu di sini. Fantastik. Lombok bagus,’’ ucap Rees, bapak dari tiga orang anak dan kakek dari 10 orang cucu.
Sampai sore tadi, sudah 70 kapal yacht yang datang dan pergi di Medana sejak awal September lalu. Masih akan berlabuh lagi 24 kapal yang dalam perjalanan dari Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur. Mereka yang berawak masing-masing 2-7 orang itu singgah di Lombok sebagai salah satu dari 14 kabupaten di Indonesia yang disinggahi.
‘’Traveling mereka ini sebagai pengembangan marine tourism,’’ ujar juru bicara Yayasan Cinta Bahari Indonesia Cok Istri Dewi.
Di depan warga sekitar Medana, Bupati Lombok Utara Lalu Bakri meminta sebagai mereka diperlakukan secara baik. ‘’Hendaknya sungguh-sungguh melayani mereka,’’ kata dia.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat Lalu Gita Ariyadi mengatakan bahwa persinggahan peserta Sail Indonesia ke Lombok tersebut diakuinya sebagai ajang promosi yang berdampak besar sekali untuk kepariwisataan di daerahnya. ‘’Jelas promosi wisata kami terbantu,’’ ucap dia.
SUPRIYANTHO KHAFID