Berita Terkait
Selama Lebaran, Empat Wisatawan Tenggelam di Pelabuhan Ratu
TEMPO Interaktif, SUKABUMI - Selama lebaran tahun ini, tim SAR Kabupaten Sukabumi mencatat ada empat wisatawan yang tewas tenggelam di Laut Kidul. Mereka adalah dua warga Kota Depok yakni Abdullah, 25 tahun, dan Nuryadi serta wisatawan asal Kampung Sunter Jaya Bentengan Jakarta Utara bernama Yopi (35) yang tenggelam di Perairan Cibuaya Ujunggenteng, Senin (21/9) lalu.
Korban tewas yang terakhir ditemukan adalah warga asal Bogor yang tenggelam di Pantai Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi bernama Rusdi bin Udin (21). Jasad korban pertama kali diketahui seorang nelayan pancing yang tengah melintasi kawasan Pantai Cimaja. Proses evakuasi sempat mengalami kendala menyusul ketinggian serta arus gelombang yang cukup kencang. Dengan penemuan jasad Rusdi ini, seluruh korban yang terseret arus gelombang di Pantai Palabuhanratu sudah ditemukan petugas.
Kepala Satuan Polisi Air Palabuhanratu, Sukabumi, Ajun Komisaris Amran Kusnandar mengatakan, temuan korban terakhir diterima berkat informasi seorang nelayan yang tengah memancing di kawasan Pantai Cimaja. Sejumlah petugas langsung bergerak menuju lokasi dimana ditemukannya sesosok mayat mengambang di tengah laut.
Dengan menggunakan perahu karet, petugas menemukan sesosok mayat yang mengenakan baju singlet warna hitam mengambang di permukaan air laut. "Korban saat ditemukan masih dalam kondisi utuh. Di sekitar tubuh korban hanya mengalami luka lecet pada bagian kaki dan tangan. namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan akibat sudah tenggelam hampir tiga hari," kata Amran.
Setelah tiba di pantai, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Palabuhanratu untuk divisum. Setelah itu, jenazah langsung dibawa pihak keluarga ke Kampung Parung Dengdek Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Rusdi tenggelam saat berenang di Pantai kawasan Masjid Istiqomah pada Rabu (24/9) lalu.
DEDEN ABDUL AZIZ
