Berita Terkait
Masyarakat Pertanyakan Kenaikan Tarif Tol
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebagian masyarakat mempertanyakan alokasi selisih kenaikan harga tarif tol diberlakukan mulai hari ini (28/9). "Harga naik itu untuk apa, kalau pelayanan lebih baik tidak apa-apa," kata salah satu karyawan swasta Iwan Santoso, kepada Tempo, Senin (28/09).
Iwan menilai kenaikan tarif tol saat ini kurang pas diterapkan karena fasilitas tol yang ada ini masih kurang. "Kendaraan yang melintas tol saja belum bisa ditertibkan dan macet," ujarnya. Sebelum adanya kenaikan tarif tol, dia mengaku rata-rata per hari harus membayar sekitar Rp. 20 ribu.
Karyawan lain, Warto mengungkapkan hal senada. Dia menilai kenaikan tarif tol tidak tepat diberlakukan sekarang. "Tol yang seharusnya lancar saja belum lancar, malah beban tarif ditambah," kata dia.
Sementara itu, Moan Simanjuntak, karyawan sebuah perusahaan di kawasan Harmoni mengaku tidak mempermasalahkan kenaikan dengan catatan ada penambahan fasilitas. "Naik nggak papa, tapi fasilitas ditambah," ujarnya.
Adanya tol Tangerang-Jakarta dirasakannya mampu mempersingkat waktu tempuh tempat tinggal dengan tempat kerjanya.
RINA WIDIASTUTI
Web via