Berita Terkait



YLKI : Inflasi Tak Bisa Jadi Variabel Tunggal Tarif Tol

TEMPO Interaktif, Jakarta:Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai faktor inflasi tak bisa menjadi variabel tunggal kenaikan tarif tol. Menurut anggota YLKI Daryatmo, faktor efisiensi operator jalan tol mesti menjadi pertimbangan variabel.

"Efisiensi operator juga harus jadi variabel," kata Daryatmo saat dihubungi Tempo, Senin (28/09).

Daryatmo menjelaskan, dalam pandangan YLKI, kenaikan tarif tol seharusnya tidak hanya mempertimbangkan alasan yuridis formal undang-undang, yang mengizinkan terjadinya kenaikan tarif tol karena inflasi.

Namun, pemerintah mestinya juga memasukkan asas keadilan. Artinya, kata Daryatmo, besar kecil kenaikan tarif mesti berbanding lurus dengan keuntungan yang diperoleh konsumen. Setiap kenaikan tarif harus bisa memberikan keuntungan kepada konsumen.

Dia mencontohkan, ruas tol dalam kota yang kecepatan rata-rata kendaraannya menurun. Jika tarif naik, mestinya ada keuntungan yang bisa diperoleh konsumen, misalnya berupa peningkatan kecepatan rata-rata kendaraan. "Jangan keuntungan malah turun tapi tarif naik," ujarnya.

NIEKE INDRIETTA