Berita Terkait
Sekitar 50 Ribu Pemudik Belum Kembali di Merak
TEMPO Interaktif, Merak - Kepala Cabang PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Merak Teja Suparna menyatakan sekitar 50-an ribu atau sekitar 10 persen pemudik dari arah Jawa ke Sumatera yang melalui Pelabuhan Merak belum kembali.
“Sekitar 90 persen sudah kembali, sisanya mungkin minggu ini,” ujar Teja, kepada wartawan, Senin (28/9).
Menurut Teja, pada arus mudik lalu sebanyak 581.910 orang berhasil diseberangkan dari arah Jawa ke Sumatera. Selain itu, Pelabuhan Merak juga menyeberangkan 56.433 unit mobil dan 50.917 unit motor. Dari jumlah tersebut, hingga Ahad (27/9) kemarin baru sekitar 500 ribu pemudik yang kembali melalui Pelabuhan Merak.
”Sisanya, mungkin mereka memperpanjang cuti kerja, sehingga dalam minggu ini baru bisa kembali lagi ke Jawa,” kata dia.
Puncak arus balik Lebaran di Pelabuhan Merak-Bakauheni terjadi pada Sabtu (26/9) akhir pekan kemarin. Berdasarkan data PT Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, pada hari itu tercatat jumlah total penumpang dari Merak ke Bakauheni mencapai 57.453 orang. Total jumlah kendaraan roda dua mencapai 1.111 unit, dan kendaraan pribadi sebanyak 3.969.
Teja mengklaim, lancarnya arus mudik dan arus balik Labran 2009 dikarenakan pihaknya memaksimalkan perjalanan kapal Roro sebanyak 90 per hari. Selama arus mudik dan balik kemarin, pihaknya menyiagakan 32 kapal. Namun yang dioperasikan hanya 27 kapal, dengan empat dermaga. “Dari hasil evaluasi, Lebaran kali ini lebih baik dari sebelumnya,” kata dia.
Kepala Kepolisian Daerah Banten Brigadir Jenderal Rumiah mengatakan, secara umum pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2009 yang dilakukan Polda Banten meningkat. Polda Banten mencatat, arus mudik di Pelabuhan Merak dan Terminal Terpadu Merak zero accident atau nol tindak kejahatan.
“Ini prestasi bagi kami, Alhamdulillah selama musim mudik tidak ada tindak kejahatan di Merak,” ujar Rumiah. “Padahal tahun-tahun sebelumnya tindak kejahatan di Pelabuhan Merak selalu ada, seperti pembiusan, copet dan tindak kriminal lainnya.”
MABSUTI IBNU MARHAS
