Layar pembacaan seismograf gempa bumi yang mengguncang pulau Sumatera di kantor badan meteorologi di Jakarta, Rabu (30/9). US Geological Survey mengatakan gempa berkekuatan 7,9 SR 30 mil di lepas pantai Sumatra. AP Photo/Irwin Fedriansyah
Infografis
Kalla: Besar Gempa Padang Sama dengan Yogyakarta
TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah dihantam gempa, menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, wilayah Sumatra Barat kondisinya seperti saat gempa yang terjadi di Yogyakarta tahun 2006 dan lebih berat ketimbang gempa di Jawa Barat. Di Yogyakarta, gempa telah menewaskan 6.234 orang, menurut Departemen Sosial.
Kalla mengatakan pemerintah menyiapkan untuk penanganan gempa skala lebih tinggi. "Kita harus siap," tegasnya.
Kondisi jalan dan transportasi darat menuju ke Sumatera akibat gempa berkekuatan 7,6 Skala Ricter mengalami kerusakan parah. Transportasi darat bahkan diperkirakan terputus karena longsor. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan infrastuktur transportasi darat kerusakannya cukup parah. "jalan dari Bukit Tinggi, Bengkulu, Medan, longsor," kata dia di kediamannya usai rapat koordinasi penanganan gempa Rabu malam (30/9).
Kalla menegaskan tidak bisa menembus transportasi melalui jalan darat. Seperti yang diketahui, kerusakan terparah berada di daerah Pariaman. Banyak bangunan yang ambruk dan membuat korban terperangkap di dalamnya.
JK juga mengatakan kondisi kerusakan lebih berat dibandingkan kerusakan gempa di Jawa Barat. Kondisinya diperkirakan seperti
Korban dengan skala yang cukup tinggi tersebut cukup banyak karena berada di perkotaan. Untuk penanganannya departemen sosial sudah mengeluarkan stok dari gudang untuk bantuan penanganan gempa.
Ketika ditanya soal skala bencana apakah bencana nasional, JK mengatakan tidak punya skala tetapi semua bencana akan ditangani oleh pemerintah. Pemerintah juga sudah menyiapkan anggaran untuk makanan dan obat-obatan selama dua bulan serta bantuan rehabilitasi seperti di Yogyakarta dan di Tasikmalaya. "Soal besaran anggaran belakangan."
DIAN YULIASTUTI