Topik
Junta Burma Buka Kembali Pembicaraan Dengan Suu Kyi
TEMPO Interaktif, Yangoon - Pemimpin oposisi Burma Aung San Suu Kyi, Sabtu (3/10) hari ini, dikabarkan telah melakukan pertemuan khusus dengan salah seorang menteri dan utusan khusus junta militer Burma. Pertemuan tersebut diadakan di penjara Insein, Yangon, tempat Suu Kyi kini berada dalam tahanan penjara.
Tokoh demokrasi Burma dan penerima hadiah nobel perdamaian tahun 1991 itu, mengadakan pertemuan dengan Aung Kyi, menteri perburuhan pemerintahan junta militer Burma, yang sejak dua tahun lalu, telah bertindak sebagai pejabat penghubung antara junta militer dengan pihak Suu Kyi. “Pertemuan berlangsung sekitar 50 menit, tetapi saya tidak tahu materi apa yang dibicarakan,” ujar seorang pejabat dari kementrian dalam negeri yang tidak mau disebutkan namanya kepada Reuters.
Satu minggu lalu, Suu Kyi telah membuat pernyataan yang menawarkan diri untuk membantu pemerintahan junta militer Burma, untuk melobi dunia internasional agar mau mengurangsi sanksi ekonomi dan politik kepada junta Burma. Spekulasi para pengamat di Yangon mengatakan, kemungkinan pertemuan ini untuk membicarakan tawaran Suu Kyi tersebut.
Pihak partai National League for Democracy, partai pimpinan Aung San Suu Kyi, mengaku juga tidak tahu materi yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut.
Pada Rabu (30/9) kemarin, di Washington, juga diadakan pertemuan antara sebuah tim yang dipimpin Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Burma, U Thaung, dengan para pejabat dari kementrian Luar Negeri Amerika Serikat. Pertemuan ini kemungkinan merupakan upaya lobi dari pihak Junta untuk mengupayakan pengurangan sanksi Amerika Serikat terhadap Burma. Tidak diketahui apa hasil pertemuan tersebut.
Kemarin, Jumat (2/10), Suu Kyi juga baru saja mendapatkan putusan dalam pengadilan tingkat banding Burma, yang memastikan bahwa ia akan mendapatkan perpanjangan hukuman tahanan rumah sampai tahun depan. Dengan statusnya ini, bisa dipastikan ia tidak bisa mengikuti proses pemilihan umum yang rencananya akan diselenggarakan pada tahun depan. Pemilu pertama sejak 1990.
Juru bicara National League for Democracy (NLD) Nyan Win, mengatakan bahwa pihaknya juga tidak tahu apa yang dibicarakan dalam pertemuan itu, namun pihaknya menyambut baik adanya upaya-upaya dialog tersebut.
Suu Kyi merupakan putri dari bapak kemerdekaan Burma, Jendral Aung San, bersama partainya NLD memenangkan pemilihan umum demokratis tahun 1990 yang tidak diakui oleh junta militer Burma. Sejak itu ia terus-menerus hidup dalam status tahanan politik hingga kini. Semula ia ditahan di penjara Insein, Yangon, kemudian menjadi tahanan rumah sejak 1996 hingga kini.
REUTERS l WAHYUANA