Topik
Untuk Pertama Kalinya, Kembar Siam Terdeteksi Sejak dalam Kandungan
TEMPO Interaktif, Surabaya - Untuk pertama kalinya, RSUD Dr Soetomo mendeteksi keberadaan bayi kembar siam saat si bayi masih berada didalam kandungan. “Tapi karena keluarga tidak mengizinkan, kita tidak bisa memberikan keterangan nama pasien ini,” kata Ketua forum Pers RSUD Dr Soetomo Dr Urip Murtedjo SpB-KL, ketika ditemui Rabu (7/10).
Yang pasti, Urip yang juga wakil direktur RSUD Dr Soetomo bagian pelayanan medis ini menambahkan, kondisi baik ibu maupun bayi kembar yang dikandungnya saat ini dalam kondisi kritis. Karennya, besok (8/10), tim bedah RSUD Dr Soetomo rencananya akan melakukan operasi caesar terhadap ibu dari bayi kembar siam tersebut.
Ditempat yang sama, Juru Bicara Tim Kembar Siam RSUD Dr Soetomo Dr Agus Harianto SpAK menuturkan, operasi caesar terpaksa dilakukan karena kondisi bayi tersebut sangat membahayakan sang ibu. “Jika tidak segera dioperasi, kalau tidak ibunya ya bayinya yang bahaya,” terang dia.
Keberadaan bayi kembar siam ini menurut dia terdeteksi ketika sang ibu mengeluh bayinya sangat besar, dan ketika dilakukan proses USG (utra sonography) empat dimensi diketahui jika bayi yang dikandung ternyata merupakan bayi kembar siam yang mengalami dempet di beberapa bagian tubuhnya.
“Ini untuk pertama kalinya kita bisa ketahui dari USG karena yang punya alat USG empat dimensi hanya kita,” tambah Agus.
Dengan keberadaan calon bayi ini, RSUD Dr Soetomo hingga kini setidaknya telah menangani sebanyak 43 bayi kembar siam. Dari angka ini, setidaknya 17 kembar siam yang berhasil dipisah dan selamat.
FATKHURROHMAN TAUFIQ





