Topik
ASEAN Perlu Buka Hubungan Perdagangan dengan Amerika Latin
TEMPO Interaktif, Jakarta - Negara-negara ASEAN (Association of Southeast Asian Nation) dinilai perlu membuka hubungan perdagangan dengan Amerika Latin. Menurut Sundram Pushpanathan, Deputi Sekretaris Jenderal Komunitas Ekonomi ASEAN, menyebutkan perdagangan yang telah terjadi antara beberapa negara ASEAN dengan Amerika Latin bisa dikembangkan.
Menurut Sundram, nilai perdagangan ASEAN- Amerika Latin mencapai US$ 18,37 miliar pada 2006. Sedangkan pada 2007, perdagangan antara keduanya mencapai dan US$ 24,07 miliar. "Jadi, ada kenaikan sebesar 33,10 persen dalam dua tahun," kata Sundram pada Workshop On Prospect Of Economic Relations Between Southeast Asia and Latin America di Sekretariat ASEAN hari ini.
Sundram menambahkan, pada 2007, hanya lima dari negara ASEAN yang menjalin hubungan perdagangan cukup besar dengan Amerika Latin. Negara-negara itu adalah Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina dan Thailand dengan nilai perdagangan mencapai US$ 6,58 miliar.
"Saya percaya, indikasi itu menunjukkan dapat potensi perdagangan yang lebih besar dan investasi antara kedua wilayah dan butuh langkah permulaan untuk menjembatani hubungan tersebut," kata Sundram.
Namun, Sundram menyebut, kendala yang dihadapi antara kedua wilayah dalam membina hubungan ekonomi adalah masalah jarak yang jauh. Selain itu, adanya kesulitan akses produk negara-negara ASEAN ke Amerika Latin.
Demikian pula negara-negara ASEAN yang menerapkan tarif berbeda untuk perdagangan di luar negara ASEAN.
Filemon Uriarte Jr, Executive Director ASEAN Foundation, menyebutkan komoditi yang bisa dijual dari ASEAN seperti barang elektronik dan produk tekstil. Sementara dari Amerika Latin, ASEAN bisa mengimpor alkohol untuk bahan bakar.
EKA UTAMI APRILIA