Pasangan Kembar Siam Riau Meninggal

TEMPO Interaktif, Medan -Pasangan bayi kembar siam atau kembar dempet, asal Kota Bagan Batu, Riau, meninggal dunia. Meninggalnya pasangan kembar dempet itu, memaksa tim medis Rumah Sakit Umum Haji Adam Malik Medan, Sumatera Utara, Kamis (15/10), melalukan operasi pemisahan.

Bayi perempuan terlahir dempet dari rahim Kadariyah, penduduk Jalan Sunan Gunung Jati, Bagan Batu, Rabu lalu, mengalami nasib nahas. ”Operasi dilakukan karena keadaan emergensi,” kata Humas RSU HAM Medan, drg Atmawijaya. Salah satu pasangan bayi siam, lanjut Atmawijaya, meninggal dunia tadi pagi.

Sejak terlahir, secara fisik bayi kembar siam normal. ”Memiliki kepala (tidak menyatu), tangan, kaki, juga masing-masing memiliki jantung dan paru-paru. Tapi di bagian perut mereka dempet. Karena kondisi dan peralatan yang tidak memadai, kedua bayi yang lahir dengan berat keseluruhan, 5,6 kilogram dirujuk ke RSU HAM. ”Tiba di rumah sakit, Rabu sore kemarin,” kata Atmawijaya.

Sehari setelah dilahirkan, salah satu pasangan bayi siam, yang belum diberinama oleh orangtuanya Kadariyah dan Ahmad, meninggal dunia. ”Penyebabnya kegagalan jantung. Untuk menyelamatkan pasangannya, kita lakukan operasi selama 6 jam dengan sepuluh dokter, dan selesai jam 16.30 WIB, tadi. Alhamdulillah, bayi selamat dan kondisinya sehat,” ungkap Atmawijaya.

SOETANA MONANG HASIBUAN