Bappenas: Investasi Infrastruktur Perlu Rp 1.600 Triliun

TEMPO Interaktif, Jakarta --Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta memperkirakan Indonesia memerlukan investasi infrastruktur Rp 1.600 triliun dalam lima tahun mendatang. "Itu yang dibutuhkan, dengan target pertumbuhan ekonomi dari sisi infrastruktur mencapai 6 hingga 7 persen dalam lima tahun," kata dia di kantornya, Jumat (16/10).

Dengan investasi sejumlah itulah pertumbuhan ekonomi bisa dipercepat.
Namun, pemerintah hanya akan menyiapkan 30 persennya, atau sekitar Rp 480 triliun. "Kami harapkan 70 persen dari sektor privat," tuturnya.

Menurut Paskah, pemerintah mendorong kemitraan sektor publik dan swasta (private-public partnership) dengan memberikan regulasi yang lebih ramah investor. Ia mencontohkan, pemerintah akan merevisi Peraturan Presiden nomor 67 tahun 2005 tentang Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur agar pemerintah bisa memberi jaminan terhadap program tertentu.

"Antara lain, penyediaan tanah. Tidak hanya untuk jalan tol. tapi juga termasuk pelabuhan dan sebagainya," kata dia. "Kami harap dalam seratus hari, revisi ini bisa selesai."

BUNGA MANGGIASIH