Seribu Buruh Berdemo di DPR Usai Pelantikan Presiden

TEMPO Interaktif, Jakarta - Sekitar seribu massa dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia dengan berkaos merah berdemonstrasi di pintu gerbang Dewan Perwakilan Rakyat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).

Massa ini sebelumnya sempat tertahan di Hotel Sultan. Namun karena jalur ditutup, pendemo baru bisa berjalan kaki ke Dewan Perwakilan Rakyat usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat.

Dalam aksinya pendemo menolak pelantikan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, dengan berulang kali meneriakkan: Bangun oposisi, lawan neolib. "Kami menolak SBY karena dia antek neolib yang tidak berpihak kepada buruh," kata salah seorang orator.

Aksi ini dikawal ketat puluhan polisi dengan membentuk pagar betis di depan gerbang. Namun polisi membiarkan pendemo berorasi dengan menggunakan pengeras suara.

Arus lalu lintas di depan Gedung DPR sempat tersendat karena terhalang pendemo yang berjalan kaki di badan jalan. Namun arus kembali lancar saat pendemo berkumpul di depan gerbang.

MUSTAFA SILALAHI