Demonstran Hampir Cegat Rombongan Boediono

TEMPO Interaktif, Jakarta - Hampir terjadi insiden saat iring-iringan mobil Wakil Presiden Boediono melintas di Jalan Gatot Subroto, seberang pintu tol DPR, sekitar pukul 11.20 tadi (20/10). Saat itu sekitar dua ratusan massa dari Front Perjuangan Rakyat yang berjalan kaki dari depan Hotel Sultan, melakukan demo sambil berorasi.

"Target kami memang bertemu mobil Wakil Presiden," kata Aan Anshori, salah seorang kordinator lapangan aksi, kepada Tempo.

Namun, satu kompi polisi langsung membuat pagar betis memaksa para pendemo untuk minggir ke bahu jalan. Iringan mobil dengan sirene pun dapat melaju dengan aman.

Padahal, jalur itu digunakan untuk para pejabat yang mengikuti pelantikan Presiden dan Wakilnya, untuk keluar Gedung DPR. Polisi yang sempat tegang, kini mengawal ketat aksi itu dan menyita pengeras suara mereka.

"Tadi yang lewat memang iring-iringan Wakil Presiden Boediono dan Panglima TNI," kata Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iriawan kepada Tempo.

Iriawan bahkan turun sendiri ke lokasi, dan memerintahkan bawahannya untuk segera melakukan pengamanan terkait aksi itu.

Namun Iriawan membantah polisi telah kecolongan, dan tindakan para demonstran itu bisa membahayakan keselamatan pejabat negara. "Semuanya sudah aman, tidak akan ada apa-apa," katanya sambil meninggalkan lokasi untuk terus berpatroli.

MUSTAFA SILALAHI