Topik
Pesawat Pengintai Amerika Lindungi Kapal dari Pembajak Somalia
TEMPO Interaktif, Nairobi, Kenya - Untuk pertama kalinya, pesawat pengintai militer Amerika Serikat yang canggih mulai berpatroli di perairan lepas pantai Somalia dengan harapan membendung pembajakan yang meningkat.
Tiga kapal telah ditangkap dalam satu minggu di pantai timur dan Wakil Komandan Komando Afrika Amerika Serikat, Vice Admiral Robert Moeller, mengatakan para bajak laut terus melakukan perlawanan yang signifikan.
Dengan musim hujan yang berakhir saat ini, telah terjadi banyak serangan menyusul bajak laut yang kembali ke laut lepas. Lebih dari 130 awak dari tujuh kapal saat ini sedang ditawan, termasuk sekitar 70 dari serangan terbaru.
Dalam usaha untuk membendung gelombang pembajakan ini, pesawat-pesawat pengintai Amerika tanpa awak, MQ-9 Reapers, ditempatkan di kepulauan Seychelles untuk melakukan patroli Samudra Hindia mencari bajak laut, kata Moeller kepada The Associated Press dalam sebuah wawancara di markas komando di Stuttgart, Jerman. Patroli mulai minggu ini, kata para pejabat militer.
Reapers yang memiliki panjang 36-kaki itu seukuran pesawat tempur, dapat terbang sekitar 16 jam dan mampu membawa puluhan bom dan misil. Mereka dilengkapi dengan inframerah, laser, dan radar target.
Para pejabat militer hari Jumat mengatakan pesawat-pesawat itu belum diisi senjata, namun mereka tidak mengesampingkan melakukannya di masa depan.
Para analis memperkirakan Reapers juga digunakan untuk memburu Al Qaidah dan militan di Somalia. Sementara Moeller mengatakan pesawat itu terutama akan digunakan terhadap pembajak, meski bisa juga digunakan untuk misi-misi lain.
Pesawat pengintai dan keberadaan armada angkatan laut internasional tidak mungkin untuk mencegah bajak laut, kata Moeller. Bajak laut "telah siap menghadapi kapal perang yang berpatroli di wilayah itu, karena potensi mendapat keuntungan besar yang signifikan," ujarnya.
Cyrus Mody, seorang ahli pembajakan dari Biro Maritim Internasional di London, mengatakan ia mengharapkan pesawat pengintai akan membantu mencegah serangan dengan berfungsi sebagai sistem peringatan dini bagi kapal-kapal tanker dan kapal-kapal komersial lainnya yang melintasi perairan lepas pantai Somalia.
AP | ERWIN