foto

TEMPO/Dwianto Wibowo



Kapolri: Kami Juga Cicak  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Polri Bambang Hendarso Danuri meminta agar istilah Cicak vs Buaya tidak lagi dipakai. "Kami juga bagian dari Cicak. Teman-teman di KPK juga ada beberpa yang anggota kami, jadi mohon jangan disebut-sebut lagi sebagai Cicak lawan Buaya," kata Bambang dalam pertemuan dengan para pimpinan media massa di kantor Menkominfo.

Pertemuan dibuka oleh Menteri Komunikasi Informasi Tifatul Semburing. Sebelum pertemuan, para pemimpin redaksi media menyampaikan surat pernyataan menjaninkan diri untuk pembebasan Bibit-Chandra.

Kapolri mengakui, istilah cicak vs buaya memang berasal dari "anggotanya" sendiri. "Itu oknum anggota saya yang mengucapkan, tapi tolong tidak digunakan lagi," kata Bambang.

Pernyataan Kepala Polri itu dikemukakan di sela-sela pertemuan yang bersifat off the record. Khusus untuk bagian cicak vs buaya itu, Kapolri mengizinkan pernyataannya dikutip setalah ditanya oleh satu pimpinan media peserta pertemuan.

Istilah cicak vs buaya ini muncul saat Kepala Badan Reserse Kriminal Susno Duadji dimintai komentar soal Komisi Pemberantasan Korupsi yang ingin mengusut kasus bank Century namun terbentur oleh langkah polisi yang melakukan hal sama. Saat itu Susno mengatakan, "Cicak kok mau melawan buaya."

DP