Berita Terkait
- Tahun Depan, Kabupaten Tangerang Bangun Empat Megaproyek
- Ricuh, Lelang Proyek Pembangunan Kabupaten Tangerang Ditunda
- Ada 12 Kontraktor Jalan di NTB Harus Mengembalikan Rp 2,4 Miliar
- Pemkot Malang Mendenda ke Pelaksana Proyek Renovasi Stadion Gajahyana
- Kementerian Pekerjaan Umum Sudah Lelang 500 Proyek
Topik
Hydro Power dan Pabrik Semen Akan Dibangun di Papua
TEMPO Interaktif, Jakarta - Gubernur Papua Barnabas Suebu mengatakan, investasi baru akan segera ditanam di Papua melalui proyek hydro power dan pabrik semen. "Kita harap dalam waktu dekat segera bisa dikerjakan. Tadi juga dibicarakan investasi baru," kata Barnabas usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Selasa (3/11).
Dia memaparkan, proyek hydro power itu sedang dalam penyelesaian uji kelayakan (feasibility study). Nilai investasi yang digelontorkan kemungkinan di atas Rp 5 triliun. "Bisa di atas Rp 5 triliun untuk hydro power," katanya. Tapi pembangunan akan dilakukan bertahap. "Itu total 2 ribu (megawatt), tapi kita bangun 300 (megawatt) dulu," ucapnya.
Sedangkan pabrik semen, dia mengatakan sudah selesai tahap uji kelayakannya. "Tinggal pembangunan saja, mudah-mudahan tahun depan sudah dibangun," katanya. Nilainya proyek itu hampir Rp 3 triliun. Investasi pabrik semen, lanjut dia, akan dilakukan lokal.
"Untuk semen dari (investor) lokal dulu, dari dalam negeri harus tender. Artinya pinjaman dalam negeri dari Bank Mandiri," katanya.
Namun, Barnabas mengingatkan perlu adanya perbaikan dalam birokrasi pemerintahan. Untuk menarik investasi, perizinan harus baik, infrastruktur yang mendukung investasi, dukungan masyarakat, keamanan, kemudian pemberian keringanan dan kemudahan lainnya seperti pajak.
EKO ARI WIBOWO





