Kalteng Berikan Insentif CPNS Dokter

TEMPO Interaktif, Palangkaraya -  Pemerintah daerah Kalimantan Tengah  menjanjikan insentif dan fasilitas bagi para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) khusus tenaga dokter yang akan ditempatkan di pedalaman. Tujuannya untuk menghindari penumpukan dokter di perkotaan. 

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kalteng , Erman P Ranan mengatakan, insentif dan fasilitas yang diberikan nantinya sesuai dengan kemampuan daerah masing-masing, namun, rata-rata insentif sebesar Rp 10 juta.

Insentif yang dijanjikan itu termasuk fasilitas, baik perumahan maupun kendaraaan roda empat.  Dengan insentif tersebut, kata Erman, diharapkan para pelamar  mau menyebar ke semua kabupaten/kota.  Mereka tidak hanya mengejar materi tapi kembali ke kode etik untuk melayani masyarakat.  “Kalau memang panggilan jiwanya ke sana (melayani), kemanapun ditempatkan tak masalah,” ujarnya.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, menurut Erman, terjadi penumpukan pelamar tenaga dokter di satu tempat, sementara kabupaten yang benar-benar membutuhkan kosong pelamar, sehingga harus diperpanjang meski akhirnya tak ada yang berminat.

Tahun 2009, Kalteng membuka formasi tenaga dokter sebanyak 122 orang, rinciannya, dokter spesialis 11 orang, umum 80 orang dan dokter gigi 31 orang. Untuk dokter spesialis, hanya 4 kabupaten, yakni, di Kabupaten Murung Raya 4 orang, Barito Selatan 5 orang, Kapuas dan Kotim masing-masing 1 orang. Pendaftaran CPNS kedokteran dimulai  23 Oktober sampai 4 November 2009.

Karana W