foto

ANTARA/Maha Eka Swasta


Topik


Calon Jemaah Haji Meninggal Sembilan Orang  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Calon jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia, hingga saat ini, sembilan orang. Baik yang wafat di Madinah maupun Mekkah. Menurut catatan Daerah Kerja di Mekkah, umumnya yang meninggal akibat penyakit jantung.

"Jemaah yang meninggal umumnya karena penyakit jantung," ujar Subakin Abd Muthalib, Kepala Daerah Kerja di Mekkah kepada Tempo, Rabu (4/11).

Sementara itu, Subakin melaporkan gelombang calon jemaah haji Indonesia dari Madinah mengalir terus ke Mekkah, Saudi Arabia. Jumlahnya diperkirakan mencapai 16 jemaah saban hari dan akan bertambah terus hingga menjelang waktu wukuf di Arafah.

"Jumlahnya terus bertambah, tiap hari mencapai 16 ribu jemaah," kata Subakin.

Hingga saat ini Daerah Kerja di Mekkah mencatat berbagai peristiwa mengenaskan menimpa jemaah. Di antaranya empat kasus peristiwa penipuan dan pencopetan.

Menurut Subakin, modus operandinya adalah pelaku kejahatan berpura-pura membantu menunjukkan jalan atau membantu beribadah. Saat korban akan membayar jasa, pelaku merampas dompet atau amplop korban.

"Pelaku umumnya orang-orang Indonesia yang tidak memiliki pekerjaan di Saudi'" jelas Subakin.

Daftar Jemaah Wafat, Per 3 November 2009
1. Djamilah Nasution Binti Kumun asal Pematang Siantar, Sumatera Utara
2. Wasdai Bin Dartam asal Batang, Jawa Tengah
3. Enung Nurhayati Binti Hasan asal Karawang, Jawa Barat
4. Abbas Bin Cut asal Desa Rambong
5. Supriati Binti Ahmad asal Cianjur, Jawa Barat
6. Kartono Bin Sarep asal Malang, Jawa Timur
7. Siti Hajar Binti Maahat asal D. Bingkuang
8. Nagoro Siregar Binti Stn. Soloon Siregar asal Siboris Bahal
(sumber, Departemen Agama)

CHOIRUL AMINUDDIN