Infografis
Inilah Kronologi Drama Pemeriksaan Anggodo di Bareskrim
TEMPO Interaktif, Jakarta - Anggodo Widjojo, adik tersangka kasus dugaan suap Sistem Komunikasi di Departemen Kehutanan Anggoro Widjojo tiba-tiba mendapat perlakuan istimewa dari Bareskrim Mabes Polri. Setelah status Anggodo resmi menjadi saksi pelapor, pengusa taipan ini langsung mendapat perlindungan hukum dari Polri, dengan alasan demi keselamatan.
Usai Anggodo menjalani pemeriksaan selama 22 jam, Bonaran Situmeang, pengacara Anggodo, menemui wartawan di pintu depan gedung Bareskrim. Bonaran menyatakan bila kliennya masih berada di dalam gedung Bareskrim. "Mungkin dia akan keluar setelah kondisinya fit," ujar Bonaran pada wartawan, Rabu (5/11).
Selang 10 menit dari pernyataan Bonaran, sekitar pukul 21.40 WIB, Anggodo keluar dari pintu samping gedung Bareskrim didampingi beberapa laki-laki berperawakan polisi. Anggodo, yang membawa jas hitam, naik Inova hitamg dan dikawal dua mobil di depan serta belakangnya.
Kejadian yang begitu cepat membuat wartawan tidak dapat mengajukan pertanyaan ke arah Anggodo. Mobil yang ditumpanginya pun langsung melesat melalui gerbang belakang Mabes Polri.
Tidak sampai lima menit dari kepergian Anggodo, Bonaran kembali datang ke pintu utama gedung Bareskrim untuk mengambil surat-surat di meja penjaga piket. Saat itu Bonaran masih bersikukuh bila Anggodo masih di dalam gedung Bareskrim.
Setelah beberapa saat adu mulut dengan wartawan, Bonaran pun mengakui kliennya telah keluar dari gedung penyidik Mabes Polri itu. "Ya sudah keluar dengan pengawalan."
Sayangnya, kepergian Anggodo dari Mabes Polri yang disaksikan wartawan dibantah oleh Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri di Istana Negara, Kamis pagi ini. Menurut Bambang, Anggodo tidak pernah keluar dari Mabes Polri selama pemeriksaan. Pernyataan Kapolri pun diperkuat dengan perkataan staf ahli presiden Dennya Indrayana bila Anggodo belum meninggalkan Mabes Polri.
Hari ini, Kamis (5/11) sekitar pukul 11.30 WIB tiba-tiba Anggodo keluar dari pintu depan Bareskrim Polri dikawal beberapa lelaki. Wartawan sempat bertanya, Anggodo pergi kemana semalem dan apakah Anggodo memang mendapat perlindungan istimewa. Namun semua pertanyaan itu diacuhkannya.
Anggodo langsung masuk mobil polisi jenis Nissan Serena abu-abu berplat 1715-01. Beberapa wartawan sempat menghadang mobil itu untuk mendapat jawaban dari Anggodo. Namun mobil berpenumpang Anggodo, dua pengawal, dan supir itu tetap melaju, sehingga wartawan menyingkir. Nissan itu dikawal mobil Kijang hitam dibelakangnya.
Pernyataan resmi dari kepolisian baru didapatkan dalam konferensi pers pukul 13.30 yang awalnya dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB.
CORNILA DESYANA
Web via