Kejaksaan Kota Probolinggo Mulai Ungkap Korupsi KPU


TEMPO Interaktif, Probolinggo - Kejaksaan Negeri Probolinggo mengincar dugaan kasus korupsi Komisi Pemilihan Umum Kota Problinggo terkait anggaran pemilihan legislatif 2009. Sejumlah pegawai sekretariat KPU Kota Probolinggo akan dipanggil untuk dimintai keterangan tambahan terkait dugaan kasus korupsi ini.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Probolinggo Slamet Widodo ditemui Jum’at (6/11) siang ini di kantornya mengatakan, status penanganan dugaan kasus korupsi ini masih dalam tahap pengumpulan data dan bahan keterangan. “Anggota KPU juga dimintai keterangan terkait persoalan ini,” katanya kepada Tempo.

Slamet mengatakan, pihaknya masih berupaya untuk memperoleh data detail anggaran pemilihan legislator. “Anggarannya sebesar Rp 7 miliar yang dialokasikan dari APBD,” katanya.

Lantaran masih pengumpulan data dan bahan keterangan, Slamet belum bisa mengatakan berapa kerugian negara akibat dugaan kasus korupsi tersebut. “Kami masih harus meminta bantuan kepada Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Jawa Timur untuk melakukan audit terhadap mlaporan keuangannya,” kata Slamet.

Sejumlah anggota KPU yang memberikan keterangan kepada intelijen kejaksaan antara lain, Ketua KPU Kota Probolinggo Ali Mochtar; Ilyas Rolis, Wawan Edi Kuswandoro, Sukirman dan Zainul Fattah.

DAVID PRIYASIDHARTA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X