foto

TEMPO/Tony Hartawan



Adik Susno pun Sempat Dianggap Yulianto  

TEMPO Interaktif, Surabaya - Aliran dana dari pengusaha Anggoro Widjojo yang dijatahkan untuk pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi masih terputus di Yulianto. Hingga kemarin, orang yang disebut Ary Muladi sebagai utusan terakhir untuk mengirim uang kepada orang KPK itu terus dicari-cari, termasuk oleh para jurnalis.

Penelusuran atas jejak Yulianto kemarin mengantar Tempo ke sebuah rumah di kompleks Darmahusada Permai III Blok V Nomor 411/19, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Menurut pusat informasi 118, rumah bernomor telepon 0315943xxx itu tercatat milik Yulianto.

Tapi ketua rukun warga setempat, Prapto Wardoyo, mengungkapkan, nomor telepon rumah itu sudah berganti menjadi 0315933xxx. Penghuninya keluarga Kho Yohanes Kosuma asal Ternate. Istri Yohanes, Tjie Lenny Tjiemanto, mengatakan keluarganya merupakan pemilik sah rumah itu. Tapi dia memberi secuil informasi yang mengarah kepada Yulianto.

Menurut Lenny, rumah itu asalnya memang milik Yulianto. Pemilik rumah lama pernah menyulap rumah itu menjadi tempat usaha konfeksi. Pengelolanya adalah istri kedua Yulianto.

Keluarga Yohanes membeli rumah itu sekitar sepuluh tahun silam. Tapi Lenny mengaku tak pernah mengenal Yulianto secara langsung. Soalnya keluarga Yohanes membeli rumah itu dari istri kedua Yulianto. Lenny pun mengaku lupa nama istri Yulianto itu. "Yang bertransaksi dengan dia, adik saya," kata Lenny beralasan.

Setelah bertemu dengan tim pencari fakta bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat lalu, Ary Muladi kembali menegaskan bahwa Yulianto bukan sosok fiktif. "Saya kenal dia sejak 1999," kata tersangka kasus penggelapan uang Anggodo Widjojo, adik Anggoro, itu.

Ary pun menerangkan ciri-ciri fisik Yulianto, antara lain alis lurus cenderung naik pada ujungnya, pribumi tapi seperti orang Tionghoa, berkulit bersih, dan berbadan atletis.

Pelacakan atas jejak Yulianto juga mengarahkan Tempo kepada seorang pengusaha properti di Surakarta. Sumber di Jakarta menyebutkan, ciri-ciri sang pengusaha mirip dengan ciri-ciri yang diungkap Ary Muladi. "Ia lebih tinggi dari Ary Muladi," kata si sumber. "Mobilitasnya tinggi."

Memanfaatkan petunjuk dari si sumber, Tempo menemukan seorang pria bernama Yulianto Wibowo Kusumo. Dia tinggal di kawasan Purwotomo, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan. Saat ini dia menjabat Ketua Real Estate Indonesia Surakarta. Fakta lainnya yang menarik, pria 42 tahun ini ternyata adik ipar Kepala Badan Reserse Kriminal (nonaktif) Markas Besar Kepolisian RI Komisaris Jenderal Susno Duadji.

Tapi, saat dimintai konfirmasi, Yulianto yang satu ini menolak dikaitkan dengan pengakuan Ary Muladi. "Saya sama sekali tidak kenal Ary." Dia mengaku baru tahu sosok Ary dari media elektronik. "Lihat juga, ciri-ciri yang dikatakan Ary berbeda (dengan saya), kan?" kata lelaki berperawakan ramping, berkulit putih, berkacamata, dan bertinggi badan sekitar 160 sentimeter ini.

Sebagai pengusaha properti, adik ipar Susno ini mengaku tak pernah berurusan dengan orang-orang KPK. "Apalagi kakak saya Kabareskrim Polri. Mana berani saya melakukan perbuatan melawan hukum," ujar dia.

FATKHURROHMAN TAUFIQ | UKKY PRIMARTANTYO | ISTIQOMATUL HAYATI