BNI Syariah Semarang Bidik Nasabah Usaha Kecil


TEMPO Interaktif, Semarang - Bank Nasional Indonesia Syariah Semarang memperlebar bidikan nasbah ke kelompok pedagang kaki lima atau para pelaku usaha mikro kecil di wilayah tersebut. "Skema pinjamannya menggunakan qordul hasan'," kata Pemimpin BNI Syariah Cabang Semarang Adjat Djatnika, Senin (9/11).

Adjat menyatakan, selama ini skema seperti qardhul hasan yang memberikan pinjaman tanpa bunga dan jaminan, memang menjadi ciri khas perbankan yang berlabel syariah. Khusus di BNI Syariah, skema ini terutama untuk menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah karyawannya.

Selain itu dana bagi hasil nasabah dipercayakan kepada BNI Syariah untuk disalurkan. Skema qardhul hasan yang diperuntukkan bagi sektor usaha produktif sehingga sifatnya bisa bergulir. Pembiayaan maksimal adalah Rp 5 juta per nasabah dengan masa pengembalian hingga tiga tahun.

Adjat mencontohkan, saat ini pihaknya memberikan pinjaman kepada kelompok pedagang kaki lima di lingkungan pasar di sekitar Masjid Agung Jawa Tengah. Pinjaman diberikan secara bertahap kepada 15 pedagang masing-masing Rp 3,750 juta.

Hingga kini BNI Syariah Semarang telah memberikan pinjaman kepada 104 orang nasabah baik perorangan maupun secara kelompok, dengan total pembiayaan Rp 295,6 juta. "Kami akan terus mengembangkan sektor kecil," ucapnya.

ROFIUDDIN

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Musik/Film

Wajib Baca!
X