Berita Terkait
- Presiden Ingatkan Tiga Kementerian Soal Tata Kelola Keuangan
- Pengelola Anggaran Diberi Tenggat Setahun Tuntaskan Anggaran
- Ada 154 Perusahaan Ditemukan Punya Laporan Keuangan Bermasalah
- BPK Temukan Kelemahan Laporan Keuangan Kementerian Hukum
- BPK : Laporan Keuangan Pemerintah 2010 Wajar Dengan Pengecualian
Topik
Penjualan McDonald’s Tertolong Asia dan Eropa
TEMPO Interaktif, New York - McDonald’s Corporation, salah satu pemilik jaringan restoran cepat saji terbesar dunia, melaporkan penjualan naik 3,3 persen pada Oktober, melewati perkiraan para analis.
Penjualan di seantero Amerika Serikat di restoran yang dibuka sedikitnya dalam 13 bulan terakhir jatuh 0,1 persen, sementara di Eropa naik 6,4 persen. Demikian disebutkan manajemen McDonald’s yang bermarkas di Oak Brook, Illinois, Senin (9/11), waktu setempat dalam pernyataannya. Penjualan di Asia, Timur Tengah, dan Afrika naik 4,7 persen.
Pertumbuhan penjualan di Eropa, yang gawangi oleh Inggris Raya, dan di Asia, yang dipimpin Jepang dan Australia, mengangkat penjualan di seluruh dunia dan meredam pelemahan penjualan domestik. Di Amerika, para kompetitor mendesak McDonald’s dengan gencar mengiming-imingi pembeli lewat promosi, seperti penawaran produk double-cheeseburger US$ 1 dari Burger King Holdings Corporation.
Penjualan McDonald’s naik US$ 0,24 menjadi US$ 61,72 pada perdagangan New York Stock Exchange, 6 November lalu. Harga saham McDonald's sudah jatuh lebih dari 1 persen tahun ini.
Penjualan secara global diproyeksikan naik 1 persen berdasarkan rata-rata dari tiga analis di Barclays Capital, Janney Capital Markets, dan Telsey Advisory Group. Penjualan di Amerika diperkirakan jatuh 0,5 persen. Para analis memproyeksikan penjualan meraup laba 3 persen di Eropa, dan 1 persen di Asia, Timur Tengah, dan Afrika.
BLOOMBERG | BOBBY CHANDRA