Topik
Infografis
Persitara Tak Boleh Larang Kehadiran Suporter Tamu
TEMPO Interaktif, Jakarta - Rencana Persitara Utara Jakarta untuk melarang kehadiran suporter tamu dalam laga kandang Laskar Si Pitung di Stadion Soemantri Brodjonegoro ditanggapi PT Liga Indonesia. Menurut Direktur Eksekutif PT Liga, Joko Driyono, rencana itu melanggar prinsip dasar olahraga. Oleh karena itu, PT Liga tidak akan memperbolehkan Persitara melarang kehadiran suporter tamu di Stadion Soemantri Brodjonegoro.
“Memang semua pihak harus memperhatikan aspek keamanan pada pertandingan di Stadion Soemantri Brodjonegoro, tetapi kalau sampai melarang kehadiran suporter tamu, kami tidak akan memperbolehkan. Itu melanggar prinsip olahraga dan hak suporter untuk menyaksikan pertandingan tim yang mereka dukung,” kata Joko kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/11).
Sebelumnya ketua panitia pelaksana pertandingan Persitara, Fachry Sinaga, menyatakan akan melarang kehadiran suporter tamu Persitara di Stadion Soemantri Brodjonegoro. Namun Fachry juga menyatakan tidak akan melarang jika pendukung tim tamu hanya hadir sebagai penonton biasa. “Kami akan larang kehadiran suporter tamu di sini. Tetapi kalau mereka datang sebagai penonton biasa dan tidak memakai atribut tim tamu, kami akan memperbolehkan,” katanya.
PT Liga menyarankan hal yang harus dilakukan panitia pelaksana pertandingan Persitara adalah membatasi jumlah suporter tamu yang datang, bukan melarang kehadiran mereka. Ini karena kapasitas Stadion Soemantri Brodjonegoro memang sangat terbatas, yaitu sekitar 5.000 tempat penonton. Joko menyarankan agar Persitara membatasi jumlah suporter tamu yang datang antara 50 sampai 200 suporter. “Angka ideal suporter tamu di stadion itu sekitar 50 sampai 200 suporter tamu,”ujar Joko.
Namun Joko juga mengingatkan agar supporter tamu juga mempunyai komitmen untuk membatasi jumlah pendukungnya. Seandainya Persitara menetapkan jumlah maksimal supporter tamu adalah 200 orang, maka tim tamu harus mematuhinya. “Jika tim tamu tidak mampu membatasi supporter yang datang, jika terjadi sesuatu, maka tim tamu bisa dikenai sangsi,” tambah Joko.
Persitara akan menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Indonesia Super League, Rabu (11/11) besok. Pertandingan ini dipastikan akan menarik minat kedua suporter tim karena keduanya baru mendapat kekalahan di pertandingan sebelumnya. Persebaya kalah atas PSPS Pekanbaru 1-4 sementara Persitara kalah dari Persema Malang 1-2. Bagi pendukung Persitara, pertandingan ini akan dijadikan sebagai ajang untuk menyambut mantan bintang mereka di musim lalu yang sekarang membela Persebaya, John Takpor.
l ARIS M