FBI Selidiki Kasus Fort Hood dengan Kelompok Teroris 9/11

TEMPO Interaktif, Washington -Biro investigasi federal Amerika Serikat atau FBI tengah menyelidiki adanya hubungan tersangka aksi penembakan Fort Hood Nidal Malik Hasan dengan kelompok teroris peristiwa 11 September 2001 atau yang populer disebut tragedi 9/11.

Pasalnya, menurut juru bicara FBI, Nidal menghadiri khotbah Jumat yang diberikan seorang imam radikal Anwar Aulaqi sebelum melakukan aksi yang menewaskan 13 orang di Fort Hood, Texas itu. FBI mencatat, pada awal 2001 Aulaqi mengaku sering bertemu pembajak pesawat pada tragegi 9/11, Nawaf al-Hazmi di San Diego.

Sementara menurut FBI, Al-Hazmi bersama pembajak lainnya Khalid al-Mihdhar dan Hani Hanjour pada awal April 2001 sering berkumpul di masjid Dar al Hijrah di Virginia, tempat Aulaqi berkhotbah. Namun Aulaqi menyangkal tuduhan FBI tersebut.

Sejak tragedi 9/11 Aulaqi menjadi sorotan FBI, karena berdasarkan penyelidikan, Aulaqi memiliki jejak hubungan dengan agen al-Qaidah yang dipimpin Osama bin Laden.

Selain FBI, pihak Departemen Anti Teroris Amerika Serikat juga mencurigai Aulaqi mengetahui pihak yang menyandang dana untuk Hamas dan kelompok garis keras Palestina.

AP/ANGIOLA HARRY