travel.org
Topik
Rasisme Melanda Guru Inggris Kulit Hitam dan Minoritas
TEMPO Interaktif, London – Guru-guru Inggris yang dari golongan etnis kulit hitam atau minoritas menghadapi perlakuan “endemik rasis” justru dari sistem pendidikan. Sebuah penelitian menunjukkan, separuh guru minoritas ini mengaku menghadapi diskriminasi dalam karirnya.
Penelitian yang dilakukan Universitas Manchester dan Survei Data Pendidikan menemukan kasus ini. Sebutan “Black or Minority Ethnic” (BME) yang dilekatkan pada para guru, dalam penelitian ini 54 persen dari 550 guru yang mengajar di sekolah Inggris mendapatkan perlakuan diskriminatif dan berimbas dalam peluang karirnya. Sedang kelompok mayoritas tidak percaya sistem pendidikan mendukung hal ini.
Christ Keates, sekjen persatuan guru NASUWT, mengatakan bahwa laporan ini menyangkal kebenaran tidak adanya masalah rasisme dan diskriminasi. “Disesalkan, permasalahan ini bisa merembes ke sekolah.”
Dia menambahkan bahwa lembaga diskriminasi tidak boleh ditujukan hanya menjadi hiasan saja. “Ini adalah perampokan sekolah pada banyak orang yang mempunyai talenta dan dedikasi guru serta pemimpin potensial.”
Tujuh dari sepuluh guru yang disurvei mengatakan harus bekerja lebih keras untuk mengamankan karirnya dibandingkanguru lainnya. Juru bicara Departemen Anak-anak, Sekolah, dan Keluarga mengatakan diskriminasi di sekolah harus segera dihentikan. “Benar-benar tidak bisa diterima diskriminasiterhadap guru karena masalah ras, usia, jender atau agama. Tidak ada tempat untuk itu di manapun tempat bekerjanya.”
POLITIC.CO.UK| NUR HARYANTO