Kasus Antasari Makin Tunjukkan Ketidakberesan Negara Ini

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Tim Delapan Adnan Buyung Nasution menilai, kasus mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar meski runyam, namun makin menunjukkan adanya ketidakberesan di negara ini.

Adnan Buyung mengaku sangat prihatin dengan semua gejala dan fakta yang terungkap belakangan ini, baik dalam kasus Bibit-Chandra di mana sudah diketahui tidak ada bukti yang kuat."Begitu juga dalam kasus Antasari," kata Adnan Buyung di Gedung Watimpres Jakarta, Rabu (11/11).

Menurut dia, sekarang ini sudah terungkap bahwa Berkas Acara Pemeriksaan kasus tersebut direkayasa. "Maka itu, jadi keprihatinan kita (Tim Delapan). Mau dibawa ke mana bangsa ini?" tegas Adnan Buyung.

Disinggung apakah kesaksian Komisaris Besar Williardi Wizard masuk wilayah Tim Delapan? Menurut Adnan Buyung, tidak. "Tidak mencampuradukkan perkara itu. Tapi ini ada  dukung mendukung, ada skenario besar terkait kasus Bibit-Chandra dan Antasari," ujarnya. 

Antasari Azhar diduga terlibat kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang juga melibatkan petinggi kepolisian.   

SHOLLA TAUFIQ