foto

Warga Papua berpartisipasi dalam perayaan International Day of the World''s Indigenous People di Wamena yang diselenggakan oleh United Nations, 9 Agustus 2008.AFP PHOTO/Jefri PATTIRADJAWANE

Besok, 133 Warga Papua di Papua Nugini Kembali ke Indonesia

TEMPO Interaktif, Jayapura - Pemerintah provinsi Papua, Kamis (19/11) besok,  akan mengembalikan 133 warganya yang berada di Wiwek dan Port Moresby, Papua Nugini sejak 1980-an dengan pesawat Hercules dan Cassa milik Polri.

Untuk sementara, menurut Tedjo Soeprapto Sekretaris Daerah, mereka akan ditampung di Gedung Balai Latihan Kerja di Pasir Dua, jayapura, selama 10 hari.

"Sebagian besar berasal dari Merauke, disusul Kabupaten Keerom, Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Boven Digoel," jar Tedjo, Rabu (18/11).  

Setibanya di Indoneia, lanjut Tedjo, pemerintah daerah berjanji tak akan memberikan perlakuan khusus seperti direncanakan sebelumnya, misalnya pemberiaan rumah dan sebagainya.

"Pemulangan ini bekerjasama dengan semua pihak, TNI dan Polri, dan juga tim dari pemerintah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten yang bakal menerima mereka nantinya sebagai warga setempat," katanya.

Menurut Tedjo, pemulangan ini dilakukan secara bertahap, misalnya pada Kamis (19/11) besok merupakan pemulangan pertama dari Kota Wiwek, Papua Nugini dan antara pukul 06.00- 07.00 WIT tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Dari sekitar 133 orang itu, pada penerbangan pertama, hanya diangkut 65 orang saja. Lalu pukul 08.00 WIT balik lagi ke Papua Nugini mengangkut sisanya. Sehingga diperkirakan pada pukul 10.00 WIT, jumlah 133 orang itu telah selesai dipulangkan.

CUNDING LEVI