foto

Daihatsu Xenia-Matic



Fitur Komplit Harga Terjangkau

TEMPO Interaktif, Jakarta -Kehadiran varian matik Daihatsu Xenia pekan silam tak lepas dari sebagian hasil riset yang dilakukan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sejak awal 2008 lalu. Riset tersebut menyebutkan kualitas produk, fitur terkini, dan layanan menjadi garda terdepan untuk merebut hati konsumen.

Boleh jadi, Daihatsu Xenia- Matic kini menjadi target sebagai mobil keluarga yang memiliki fitur unggulan berupa transmisi otomatik, sekaligus sebagai pendatang baru di kelas low multi purpose vehicle. Apalagi dengan banderol mulai Rp 139,7 juta (on the road Jakarta), diyakini mampu menarik minat konsumen.

Sejak pertama kali diperkenalkan lima tahun yang lalu, Daihatsu Xenia memang menjadi andalan ADM. Itu berarti kepercayaan konsumen terhadap produk Daihatsu harus diapresiasi. Lewat Daihatsu Xenia- Matic, ADM memberikan sensasi kemewahan dan kenyamanan. “Dengan Xenia-Matic, berkendara pasti lebih menyenangkan,” ujar Sudirman MR, Vice President Director ADM.

Daihatsu Xenia-Matic mengadopsi konsep dasar Xenia sebagai kendaraan keluarga best value yang membanggakan. Daihatsu Xenia 1.3 Xi A/T berkapasitas dapur pacu 1.300 cc, VVTi DOHC, sama dengan versi manualnya, diyakini mampu mendukung performanya di berbagai kondisi jalan. Transmisi otomatiknya mengaplikasi tipe gate shift lever yang mudah terbaca, akurat, dan aman dalam penggunaannya.

Perjalanan bersama keluarga pun akan selalu menjadi momen yang menyenangkan. Apalagi konsumsi bahan bakarnya yang diklaim 1:11 terbilang irit di kelasnya. Itu dibuktikan saat ADM melakukan uji coba berkendara Jakarta- Bandung yang membawa tujuh penumpang.

Meski Daihatsu Xenia- Matic tak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan versi manualnya, namun ADM menyediakan opsional menarik. Dengan memilih Daihatsu Xenia-Matic full aksesoris, konsumen cukup menambah tak lebih Rp 6 juta untuk mendapatkan fitur seperti mud guard, chrome grill, console box, arm rest, door trim, alarm, dan alloy wheel 14 inchi.

Secara keseluruhan, Daihatsu Xenia-Matic diharapkan bisa memberikan kontribusi, sehingga target penjualan semua tipe Xenia per bulan secara total bisa mencapai 5.000 unit. “Jika kondisinya sudah stabil, diperkirakan 250 sampai 300 unit bisa dijual setiap bulannya,” ujar Suparno Djasmin, Chief Executive Officer (CEO) Daihatsu Sales Operation.

Pernyataan Suparno menyiratkan ceruk pasar yang akan dilayani ADM lewat varian Daihatsu Xenia-Matic. Itu pula yang menjadi alasan dipilihnya akhir tahun sebagai momentum peluncurannya.

Soal harga pun, pihak ADM mematok harga yang kompetitif sebagai strategi untuk menguasai pasar. Sekedar pembanding, harga yang ditawarkan untuk Xenia-Matic lebih rendah dibanding saudara kembarnya, Toyota Avanza. Yang membedakan di antara keduanya adalah Xenia memiliki varian 1.000 cc sedangkan Avanza memiliki varian 1.500 cc.

Tak hanya dari dapur pacu, kelengkapan fiturnya pun berbeda. Baik Xenia maupun Avanza sejak awal memang dirancang untuk mengisi segmen pasar yang berbeda. “Kami tidak ingin dua mobil yang setipe ini saling memangsa. Oleh karena itu, Astra memberikan batasan yang jelas mana pasar yang dilayani Daihatsu maupun Toyota,” ujar Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra.

Dengan varian baru Daihatsu Xenia-Matic yang menawarkan tujuh warna pilihan menarik, selain kenyamanan berkendara yang lebih optimal, konsumen pun akan mendapatkan sebuah kendaraan yang memiliki best value dan kebanggaan tersendiri. Matik gitu lho! .. HOTMA SIREGAR

Berkendara Lebih Nyaman

1.Untuk mengenali mobil bertransmisi otomatik cukup mudah. Perhatikan saja tuas persneling dengan beberapa huruf penunjuk di antaranya seperti “P” (Parking) dan “D” (Drive) yang tidak terdapat pada mobil bertransmisi manual.

2.Pada saat menghidupkan mesin, pastikan tuas di posisi “P” dan rem tangan mengunci. Tapi ada juga mobil yang menggunakan rem kaki sebagai pengaman untuk menghidupkan mesin.

3.Setelah mesin hidup, dengan tetap menekan pedal rem, pindahkan tuas ke posisi “D”. Lalu lepas rem secara perlahan dan biarkan mulai melaju dengan bantuan pedal gas sesuai dengan kebutuhan.

4.Saat berhenti di lampu merah, sebaiknya pindahkan tuas persneleng ke posisi “N” (Netral) agar beban mesin berkurang akibat tertahan oleh rem.

5.Di jalan menanjak dengan kondisi macet, jangan panik. Gunakan gigi rendah agar transmisi bekerja lebih optimal dan memperpanjang usia pakai kampas kopling.

6.Saat parkir, kembalikan tuas ke posisi “P”, lalu tarik rem tangan dan matikan mesin.