Puyol Anggap Ibra Pemain Terbaik Dunia  

TEMPO Interaktif,Madrid:Kapten Barcelona, Carles Puyol memuji performa Zlatan Ibrahimovic sebagai pemain terbaik di dunia. Pujian itu dilancarkan pemain berambut keriting tersebut setelah timnya memenangi duel El Clasico melawan Real Madrid dengan kedudukan 1-0 di Nou Camp.
ibrahimovic
Ibra yang turun menggantikan Thierry Henry pada menit ke-51, memberi kemenangan berarti bagi Los Cules. Menerima umpan silang lambung dari Daniel Alves, gacoan Swedia itu dengan leluasa menjebol gawang Iker Casillas dengan tembakan voli kaki kirinya pada menit ke-56.

Real Madrid yang datang dengan modal kemenangan 1-0 dari FC Zurich di Liga Champions sukses membendung serangan para pemain Barca. Itu bertahan sampai Ibra turun.

Namun, kemenangan Barcelona ini namun harus dibayar mahal setelah Sergio Busquets menerima kartu kuning kedua pada menit ke-50, yang membuat timnya bermain dengan 10 orang. Namun bintang-bintang Madrid gagal mengambil peluang emas menjebol gawang Victor Valdes.

“Kami harus berjuang mati-matian hari ini untuk mendapatkan kemenangan karena Real Madrid bermain dengan sempurna. Mereka sadar dengan apa yang dilakukanyya, dengan bertahan di belakang dan tampil sangat kompak,” tegas Puyol, Senin (30/11).

“Ibrahimovic adalah salah satu pemain terbaik di dunia dan meski ia tampil tiadk dalam 100 persen, gol yang dicetaknya sangat penting bagi kami. Anda tidak mungkin tampil sempurna pada laga debut di El Clasico,” puji Puyol terhadap performa Ibra yang baru pulih dari cedera paha.

Ada lima kandidat peraih Ballon d'Or 2009 yang tampil pada duel El Clasico ini. Beberapa di antaranya adalah Lionel Messi, Xavi, dan Andres Iniesta yang tampil sebagai starter XI Barcelona. Kandidat lainnya, Ibra, turun setelah duduk di bangku cadangan sepanjang babak pertama.

Madrid, yang telah menginvestasikan 250 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun pada awal musim, menurunkan Kaka dan Cristiano Ronaldo, meski bintang Portugal hanya tampil 20 menit setelah absen dua bulan akibat cedera engkel.

Barca sempat mendominasi permainan pada 15 menit awal. Namun keadaan berubah ketika Kaka memberi operan cantik kepada Ronaldo di kanan yang langsung menembakkan ke arah Valdes yang dengan sigap membuang tendangan CR-9 dengan kaki kirinya.

Para pemain Madrid yang tampil percaya diri, bekerja keras untuk merusak lini tengah Barcelona. Hasilnya serangan cepat yang dibangun skuad Manuel Pellegrini mampu merepotkan barisan pertahanan tuan rumah.

Puyol yang tampil bak kesetanan sempat menahan laju tembakan Marcelo pada awal permainan. Peluang Barcelona sendiri sempat dikemas Henry pada awal babak kedua. Namun Madrid menjawabnya dengan serangan balik yang dilakukan Ronaldo, yang membuat Puyol kerepotan menjaga pertahanannya.

Tertinggal, Madrid terus menyerang ketika Ronaldo memberi assist kepada Karim Benzema. Namun tendangan bintang belia Prancis itu hanya mampu menembus tiang gawang Valdes.

Sebaliknya, Barcelona sempat mendapat peluang emas terakhir ketika kerja sama Gerrard Pique, Eric Abidal, dan Alves, memberi assist kepada Messi. Namun Casillas dengan sigap menghalau tembakan Si Kutu.

Madrid juga membayar mahal kekalahannya setelah gelandangnya Lasanna Diarra diusir pada akhir permainan. “Kami mempunyai banyak peluang emas untuk mencetak gol, terutama dari tembakan Ronaldo pada babak pertama. Namun kami gagal menyelesaikannya dengan baik. Barcelona tampil habis-habisan,” keluh Casillas.

“Hasil ini sangat tidak adil. Kami layak mendapat hasil imbang,” Casillas melanjutkan keluhannya.

Menang, Barcelona kembali memuncaki klasemen Primera La Liga Spanyol menggeser posisi Madrid dengan meraih 30 poin dari 12 pertandingan. Los Blancos tertinggal dua poin dari Los Azulgrana (30-28).

REUTERS | BAGUS WIJANARKO