BTN Targetkan Pertumbuhan Kredit 25 Persen

TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara menargetkan pertumbuhan kredit 25 persen tahun depan. Jumlah itu direvisi dari target sebelumnya, 20 persen. Kenaikan proyeksi target disebabkan bank pelat merah itu telah melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana.

"IPO oversubscribe (kelebihan permintaan) sekitar Rp 3,5 triliun," ujar Direktur Utama BTN Iqbal Latanro, di kantor Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (9/12). Sehingga ada dana berlebih untuk penyaluran kredit.

Saham yang dilepas sebanyak 30 persen. Dari angka itu sekitar 40 persen asing dan 60 persen lokal. Harga per lembar di level Rp 800 dengan kisaran terendah Rp 750 dan Rp 1.100. Salah satu investor lokal yang tertarik adalah Jamsostek. Namun Iqbal tidak bersedia menyebutkan besarannya.

Menurut dia, penawaran saham berjalan lancar. "Tanggal 17 nanti di listing di Bursa Efek Indonesia," kata Iqbal. Dana hasil penjualan digunakan untuk menaikkan rasio kecukupan modal jadi 27 persen tahun depan. Namun, pada 2013 rasio kecukupan modal akan kembali ke posisi awal 13,4 persen. "Karena akan digunakan untuk ekspansi kredit," tutur Iqbal.

REZA MAULANA