Dua wisatawan lokal melintasi sebuah toko kerajinan seni di kawasan wisata kota tua Braga, Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/12). Pemerintah menargetkan kunjungan 7 juta wisatawan asing ke Indonesia tahun depan. TEMPO/Prima Mulia
Topik
Festival Motor Besar Tutup Jalan Braga Dua Hari
TEMPO Interaktif, Bandung - Ratusan penggemar sepeda motor besar dari berbagai daerah dan luar negeri berdatangan ke Bandung. Sejak kemarin hingga hari ini, mereka meramaikan Bike Fest: Revival Braga. Selama dua hari itu mereka sengaja menutup Jalan Braga agar bisa dinikmati dengan berjalan kaki.Menurut El Presidente Bikers Brotherhood Mother Chapter Budi Dalton, penutupan jalan itu untuk membangkitkan kembali citra Braga. Dengan berjalan kaki, pengunjung festival diharapkan bisa menyusuri sambil mampir ke pertokoan yang ada. "Keramaian Braga tempo dulu kami coba hadirkan kembali," katanya.
Karena itu, ujar dia, pihaknya meminta seluruh toko agar tetap buka selama festival berlangsung. Brotherhood pun bahkan meminta izin kepada pemilik toko-toko yang telah tutup agar bisa dipakai sebagai booth peserta.
Budi selama ini mengaku kecewa karena pemerintah daerah tidak sungguh-sungguh menghidupkan Jalan Braga dengan menjadikan kawasan itu sebagai tempat berjalan kaki tiap akhir pekan. "Sekarang banyak toko yang telah jadi bangkai," katanya. Untuk menutup Jalan Braga, Budi mengaku telah mendapat izin dari pemerintah.
Dia berharap penutupan Jalan Braga secara rutin tiap akhir pekan bisa terwujud. Selama ini pun, katanya, jalan itu selalu ditutup hampir dua pekan sekali untuk diperbaiki setelah seluruh lapisan aspalnya diganti batuan andesit. "Kalau ditutup, pasti mengurangi perbaikan jalan," ujarnya.
Di festival itu, deretan motor besar tua dan baru buatan Amerika, Eropa, dan Jepang, hanya dipakai sebagai salah satu daya tarik. Musik, berbagai kesenian tradisional, juga peragaan busana, ikut memeriahkan acara di dua panggung besar. Menyerupai jembatan, panggung dibuat setinggi 5 meter agar tak menghalangi pejalan kaki.
Dari pantauan Tempo, Jalan Braga seperti menjadi rumah bagi penggemar motor besar. Para bikers yang berdatangan dari Medan hingga Lombok serta Australia berkumpul seperti keluarga besar.
Sedikitnya 200 kendaraan roda dua dan beberapa motor roda tiga hasil modifikasi diparkir di kiri kanan jalan bersejarah di pusat kota itu. Hari ini, festival akan dibuka mulai pukul 9 pagi dan ditutup pukul 6 sore nanti.
ANWAR SISWADI