Pemerintah Kembangkan Industri Kondensat di Jawa Timur
TEMPO Interaktif, Jakarta -Pemerintah akan mengembangkan industri migas dan kondensat di Jawa timur dan Kalimantan Timur. Rencana ini masuk sebagai Program 100 Hari Departemen Perindustrian.
"Jawa Timur menghasilkan kondensat, tapi belum ada industri yang menggunakan kondensat," kata Direktur Jenderal Industri Agro dan Kimia, Departemen Perindustrian Benny Wahyudi saat menyampaikan Program 100 Hari di Departemen Perindustrian, Jakarta, Selasa (15/12). Kondensat digunakan untuk industri petrokimia.
Benny mengungkapkan pemerintah akan mendorong Kalimantan Timur tetap sebagai kawasan dengan klaster berbasis gas. Klaster ini nantinya akan menghasilkan amoniak, etanol, serta urea sebagai salah turunan dan amonium nitrat.
Pemerintah, ungkap Benny akan lebih menekankan pada pendekatan downstraeam amoniak dan melamin. Pengambangan kondensat di Jawa Timur akan dikembangkan untuk memperkuat industri aromatik.
Untuk pengembangan klaster industri berbasis pertanian, oleochemical di Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Riau, Sekretaris Jenderal Departemen Perindustrian Agus Tjahajana mengatakan Peraturan Presiden akan terbit pada 10 Januari 2010. "Sehingga 14 Januari bisa dicanangkan," katanya.
Adapun pengembangan klaster industri berbasis migas dan kondensat di Jawa Timur dan Kalimantan Timur, serta Banten bisa dicananagkan pada 20 Januari 2010.
IQBAL MUHTAROM