Grebeg Lawu Targetkan 90 Ribu Pengunjung

TEMPO Interaktif, Karanganyar – Penyelenggaraan grebeg Lawu 2009 diharapkan akan menarik kehadiran wisatawan ke Karanganyar, Jawa Tengah. Kepala Seksi Sarana Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karanganyar Trusmi Totok menargetkan sekitar 90 ribu pengunjung akan menghadiri kegiatan grebeg Lawu tahun ini.

“Ada banyak kegiatan sejak pekan ini hingga pertengahan tahun depan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/12).

Grebeg Lawu yang rutin diselenggarakan sejak 2004, menghadirkan beragam kegiatan yang menarik. Seperti pasar kumandang, gelar seni tradisi, mubeng (mengelilingi) Gunung Lawu, dan upacara adat Wahyu Kliyu. Pasar kumandang adalah ritual memohon keselamatan dan rezeki kepada Tuhan yang dilakukan para pedagang pasar.

Selain berdoa, peserta ritual akan mendapatkan benda yang bernama bari’an atau udik-udik, yaitu berupa kain putih ukuran 5-7 centimeter yang dijahit, yang berisi bawang lanang, uang receh Rp 100, kacang hijau, kunir, kaca, bunga kantil, dan sebagainya.

“Fungsinya untuk tolak bala, mohon rezeki, dan keselamatan,” jelas Trusmi. Acara ini akan diselenggarakan di Pasar Wisata Tawangmangu pada 26 Desember mulai pukul 08.30 WIB.

Kemudian ada ritual mubeng Gunung Lawu yang dilakukan oleh masyarakat di sekitar kaki gunung, dari Kecamatan Ngargoyoso dan Tawangmangu. Tradisi yang dilakukan pada 27 Desember ini dipercaya akan mendatangkan keselamatan dan kelancaran rezeki.

Lalu upacara Wahyu Kliyu adalah bersih desa di Desa Kendal, Kecamatan Jatipuro, yang dilakukan pada 10 Januari 2010 mulai pukul 00.00 WIB. “Selain bersih desa, masyarakat juga diharapkan membuat kue apem untuk keperluan upacara ritual,” tuturnya.

Selanjutnya ada gelar seni tradisi yang menampilkan kesenian khas Karanganyar. Misalnya musik lesung, musik tek-tek dari bambu, dan tari kencar-kencar. Acara ini akan diselenggarakan pada 27 Desember mendatang di Pasar Wisata Tawangmangu. Selain itu, masih ada lomba menyanyikan lagu Jawa, pidato bahasa Jawa, dan sebagainya.

“Grebeg Lawu kami selenggarakan menyambut pergantian tahun baru Islam, yang biasa disebut Suro. Selain sebagai ajang introspeksi saat pergantian tahun, juga untuk menarik wisatawan,” terangnya.

Hingga Oktober 2009, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Karanganyar tercatat 981 ribu orang. Tahun ini Karanganyar ditargetkan dikunjungi 1 juta wisatawan.

 

UKKY PRIMARTANTYO