Penerimaan Bea Cukai Dekati Target

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kinerja penerimaan bea dan cukai mulai mendekati target anggaran 2010. Hingga 13 Desember 2009, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil mencatat penerimaan Rp 69,445 triliun, atau 96,36 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2009 sebesar Rp 72,068 triliun.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Anwar Supriyadi, memaparkan penerimaan itu berasal dari kinerja bea masuk yang cukup tinggi, yakni mencapai Rp 16,922 triliun atau lebih tinggi 4,96 persen dari yang ditargetkan Rp 16,123 triliun.

Penerimaan cukai juga cukup tinggi yakni sebesar Rp 51,965 triliun atau 95,27 persen dari target Rp 54,545 triliun. Adapun bea keluar masih terseok-seok karena baru mencapai Rp 557,157 miliar, atau 39,81 persen dari target anggaran perubahan Rp 1,399 triliun.

"Bea keluar memang rendah karena ekspor belum pulih. Intinya, secara keseluruhan kami masih positif bisa mencapai target," kata Anwar usai Rapat Pimpinan Departemen Keuangan, Jakarta, Rabu (16/12).

Data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyebutkan, kinerja penerimaan Pajak Dalam Rangka Impor hingga 13 Desember 2009 mencapai Rp 78,274 triliun. Penerimaan itu diperoleh dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Impor sebesar Rp 57,966 triliun, Pajak Penjualan (PPn) Barang Mewah Impor sebesar Rp 2,592 triliun, dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Impor sebesar Rp 17,715 triliun.

AGOENG WIJAYA