Topik
Hanafi Sesak Nafas Sejak Ditandu dari Kalimati ke Ranu Gumbolo
TEMPO Interaktif, Lumajang - Muamar Hanafi, 22 tahun, lulusan STKIP Kabupaten Jombang yang meninggal di Ranu Gumbolo karena terserang dehidrasi dan hypothermia ternyata sudah ditandu dari Kalimati hingga turun ke Ranu Gumbolo. Ketika berada di Kalimati, warga yang berasal dari Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember sudah merasakan sesak nafas hingga oleh teman-temannya ditandu sejak Kalimati sampai ke Ranu Gumbolo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, korban melakukan pendakian bersama teman-temannya yang tergabung dalam Kelompok Pecinta Alam Mbah Kahfi yang berjumlah 15 orang. Sebagian besar dari mereka merupakan santri Pondok Pesantrean Tebu Ireng, Jombang. Tujuan pendakian tersebut memang untuk mengikuti napak tilas memperingati 40 tahun Soe Hok Gie yang juga meninggal di gunung dengan ketinggian 3.676 meter diatas permukaan laut ini.
Rekan korban, Taufiqur Rahman mengatakan, mereka berangkat dari Ranu Pani pada Senin (14/12) lalu setelah pada malam harinya menginap di Ranu Pani. Tujuan mereka adalah Kalimati, kerena memang batas pendakian yang diijinkan oleh pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah hanya sampai Kalimati.
Keluhan pertama korban adalah ketika sampai di Kalimati. Kepala Kepolisian Resor Lumajang Ajun Komisaris Besar Dedy Prasetyo mengatakan korban muntah-muntah di Kalimati serta sesak nafas.
Pada Kamis (17/12) dinihari, korban dibawa dengan menggunakan tandu ke Ranu Gumbolo. Sayangnya sekitar pukul 04.00 Wib, korban menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Tidak ada pesan apapun yang disampaikan korban sewaktu sekarat. “Saya memastikan korban telah meninggal dunia ketika meraba ulu hatinya dan ternyata detak jantungnya sudah tidak terdengar lagi,” kata Taufiqqurrahman. Informasi yang dihimpun Tempo, di Ranu Gumbolo ada kegiatan perkemahan sejak 13 hingga 18 Desember.
Tak kurang dari 200 aktivis melakukan pendakian di Gunung Semeru dalam rangka napak tilas pendakian Soe Hok Gie. Para aktivis tersebut berasal dari seluruh penjuru nusantara. Puncak acara kegiatan tersebut diselenggarakan pada Sabtu (19/12) lusa depan di Ranu Pane. Hanafi merupakan korban yang ke-29 ganasnya Gunung Semeru. Sebelumnya, pada Juli 2009 lalu, Andika Listyono Putra, Mahasiswa Fisipol UGM meninggal setelah sempat hilang tiga hari.
Andika ditemukan dalam meninggal setelah terjadtuh dari jurang Blank 27. Sementara itu korban pertama meninggal dunia adalah Soe Hok Gie dan Idhan Lubis pada 16 Desember 1969.
DAVID PRIYASIDHARTA